Program MBG mendapat perhatian setelah Prabowo meminta pengawasan ketat, Bobby Nasution menyatakan kesiapan Pemprov Sumut mengawasi pelaksanaannya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan pemerintah daerah siap melakukan pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menilai langkah pengawasan tersebut penting agar program pemenuhan gizi anak sekolah berjalan maksimal.
KEPPO INDONESIA akan mengulas fakta di balik arahan Prabowo terkait pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta respons Bobby Nasution.
Bobby Nasution Nilai Pengawasan MBG Sebagai Langkah Tepat
Bobby mengatakan Presiden Prabowo memiliki niat baik ketika meminta kepala daerah ikut memantau pelaksanaan MBG. Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan besar untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Ia menjelaskan, anak yang mendapatkan asupan gizi cukup memiliki peluang lebih baik dalam mengikuti proses belajar di sekolah. Karena itu, pemerintah perlu memastikan program tersebut tidak mengalami gangguan akibat tindakan oknum tertentu.
Bobby menyebut pengawasan terhadap SPPG menjadi bagian penting agar manfaat MBG benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Pemerintah tidak ingin program yang bertujuan membantu generasi muda justru berjalan tidak sesuai harapan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
SPPG Bermasalah Jadi Perhatian Pemerintah Daerah
Selain mengawasi pelaksanaan program, pemerintah daerah juga terus memantau laporan terkait SPPG yang mengalami kendala. Bobby mengungkapkan beberapa SPPG sempat menghadapi masalah sebelum masa libur sekolah.
Permasalahan tersebut tidak hanya berkaitan dengan makanan yang diberikan kepada siswa. Pemerintah juga menemukan kendala lain seperti pengelolaan limbah dari operasional SPPG.
Bobby menegaskan setiap laporan yang masuk akan mendapatkan perhatian. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga terus memperbarui data terkait kondisi SPPG di berbagai wilayah.
Baca Juga:Â Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU
Pemprov Sumut Koordinasi dengan Kepala Daerah dan Pengelola SPPG
Setelah menemukan sejumlah kendala, Pemprov Sumut langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah tersebut bertujuan agar setiap masalah dapat segera ditangani.
Bobby mengatakan pihaknya sudah menyampaikan temuan kepada para bupati dan wali kota terkait. Selain itu, komunikasi juga dilakukan langsung dengan kepala SPPG agar mereka melakukan perbaikan.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tugas pemerintah pusat. Pemerintah daerah juga memiliki peran penting untuk memastikan pelaksanaan MBG tetap sesuai aturan.
Prabowo Minta Semua Pihak Awasi Dapur MBG
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah hingga aparat pemerintahan ikut mengawasi operasional dapur MBG. Ia mengingatkan adanya kemungkinan oknum yang mencoba menyalahgunakan program tersebut.
Prabowo menegaskan MBG harus tetap berjalan karena program tersebut memiliki tujuan membantu pemenuhan gizi masyarakat. Namun, ia meminta semua pihak berani melaporkan apabila menemukan penyimpangan.
Presiden juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan melalui berbagai saluran. Menurutnya, laporan dari masyarakat dapat membantu pemerintah menemukan dan menyelesaikan masalah lebih cepat.
Program MBG Harus Tetap Fokus pada Anak Sekolah
Bobby menegaskan pengawasan terhadap MBG bukan bertujuan menghambat program pemerintah. Sebaliknya, pengawasan diperlukan agar pelaksanaan program semakin baik dan memberikan manfaat nyata.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut. Mulai dari pemerintah daerah, pengelola SPPG, hingga pihak sekolah harus bekerja sama menjaga kualitas layanan.
Dengan pengawasan yang berjalan bersama, pemerintah berharap MBG dapat mencapai tujuan utama, yaitu membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.