Bocah perempuan 5 tahun di Tiongkok tak sengaja menelan emas batangan 50 gram, benda itu masih berada di lambung saat keluarga membawanya ke rumah sakit.
Tim medis Rumah Sakit Anak Beijing yang berafiliasi dengan Capital Medical University menangani kasus itu pada 16 Agustus. Hasil pemeriksaan menunjukkan batangan emas sepanjang sekitar 4 sentimeter masih berada di lambung anak tersebut. Simak ulasan lengkapnya dari KEPPO INDONESIA.
Emas Tertelan Saat Sang Anak Sedang Bermain
Kejadian bermula ketika anak itu bermain di rumah. Dalam situasi tersebut, ia tidak sengaja memasukkan batangan emas ke dalam mulut hingga akhirnya tertelan.
Keluarga baru membawa anak tersebut ke rumah sakit sekitar enam jam setelah kejadian. Sebelum tiba di Rumah Sakit Anak Beijing, keluarga sempat mendatangi beberapa klinik untuk mencari pertolongan.
Namun, klinik-klinik tersebut tidak memiliki fasilitas untuk melakukan endoskopi darurat. Keluarga akhirnya membawa anak itu ke rumah sakit yang memiliki peralatan dan tim medis untuk menangani benda asing di saluran pencernaan.
Pemeriksaan kemudian memastikan benda tersebut masih berada di lambung. Dokter langsung menyiapkan tindakan karena ukuran emas cukup besar untuk benda yang masuk ke saluran pencernaan anak.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Emas Berisiko Melukai Lambung
Ukuran dan karakteristik batangan emas tersebut menjadi perhatian karena bentuknya padat dan keras, sehingga berisiko menimbulkan masalah jika tersangkut di saluran pencernaan.
Benda dengan panjang sekitar 4 sentimeter itu memiliki bentuk padat dan keras sehingga berpotensi menimbulkan masalah jika bergerak atau tersangkut di saluran pencernaan.
Permukaan emas yang relatif halus juga dapat membuat proses pengambilan menjadi lebih sulit. Dokter harus memilih cara yang tepat agar tidak melukai jaringan di sekitar lambung.
Benda asing berukuran besar dapat menimbulkan luka pada dinding saluran pencernaan. Dalam kondisi tertentu, benda tersebut juga bisa memicu perdarahan atau bahkan membuat dinding lambung mengalami perforasi.
Karena itu, tim medis tidak menunggu benda tersebut keluar dengan sendirinya. Mereka memilih melakukan endoskopi untuk mengambil emas secara langsung.
Baca Juga:Â Karhutla Mengintai di Musim Kemarau, Warga Diminta Waspadai Dampaknya
Emas 50 Gram Berhasil Diambil Utuh
Tim medis memasukkan alat endoskopi untuk melihat posisi batangan emas di dalam lambung. Setelah menemukan benda tersebut, dokter menggunakan alat penjepit khusus untuk mengambilnya.
Dokter bekerja secara perlahan dan hati-hati agar proses pengangkatan tidak menimbulkan cedera. Ruang di dalam lambung cukup terbatas sehingga setiap gerakan membutuhkan ketelitian.
Setelah beberapa menit, tim medis akhirnya berhasil menarik batangan emas tersebut keluar dalam kondisi utuh. Prosedur berjalan tanpa laporan komplikasi serius.
Setelah tindakan selesai, kondisi anak berusia lima tahun itu membaik. Tim medis juga memastikan tanda-tanda vitalnya tetap stabil setelah pengangkatan benda asing tersebut.
Kejadian Ini Ramai di Media Sosial Tiongkok
Kisah tersebut kemudian menyebar di media sosial Tiongkok. Banyak pengguna internet membicarakan kejadian tidak biasa itu, terutama karena benda yang tertelan bukan benda kecil seperti koin atau mainan, melainkan emas batangan seberat 50 gram.
Sejumlah warganet juga mempertanyakan bagaimana anak tersebut bisa mendapatkan akses ke emas batangan. Pertanyaan itu muncul karena benda tersebut memiliki ukuran dan nilai yang cukup besar.
Kasus tersebut juga memunculkan komentar bernada humor. Sebagian pengguna mengaitkannya dengan istilah “binatang pemakan emas” yang cukup populer di kalangan masyarakat Tiongkok.
Istilah “Pemakan Emas” Jadi Bahan Lelucon
Di Tiongkok, sebagian orang tua menggunakan istilah “binatang pemakan emas” sebagai candaan untuk menggambarkan anak. Istilah tersebut merujuk pada berbagai biaya yang harus dikeluarkan orang tua selama membesarkan buah hati.
Ungkapan serupa juga muncul untuk menggambarkan hewan peliharaan sebagai “binatang berkaki empat pemakan emas”. Beberapa produsen aksesori emas bahkan mengambil inspirasi dari istilah tersebut untuk membuat produk berbentuk hewan sebagai hadiah kelahiran atau perayaan tertentu.
Karena itu, kejadian seorang anak yang benar-benar menelan emas batangan membuat istilah tersebut terasa seperti lelucon yang menjadi kenyataan. Warganet pun ramai memberikan komentar dengan berbagai sudut pandang.
Meski menjadi bahan candaan di media sosial, kejadian ini tetap menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap anak. Benda kecil maupun benda bernilai yang berada dalam jangkauan anak dapat menimbulkan risiko jika mereka memasukkannya ke dalam mulut.