SBY menilai arah kebijakan ekonomi Prabowo untuk 2027 makin jelas, termasuk target pertumbuhan 6 persen yang ambisius namun tetap bisa dicapai.
Meski tidak berada di Indonesia saat pidato tersebut berlangsung, SBY tetap mengikuti substansi yang disampaikan Prabowo. Ia menilai sejumlah agenda pemerintah menyentuh persoalan yang memang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Simak ulasan lengkapnya dari KEPPO INDONESIA.
SBY Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Pidato Prabowo
SBY membuka keterangannya dengan meminta maaf karena tidak dapat mengikuti rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI secara langsung di Tanah Air. Saat ini, ia berada di Rochester, Amerika Serikat, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
Ia menjelaskan pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan setelah menjalani operasi pengangkatan prostat pada 2021. SBY mengatakan dokter meminta dirinya menjalani pemeriksaan secara berkala setiap tahun.
“Saya secara pribadi meminta maaf tidak bisa ikut merayakan di Tanah Air, tidak juga bisa menghadiri pidato kenegaraan Presiden Prabowo,” kata SBY dalam keterangan video resminya, Minggu (16/8/2026).
SBY memperkirakan dirinya baru kembali ke Indonesia pada akhir Agustus. Meski berada di luar negeri, ia tetap menerima informasi mengenai isi pidato Prabowo dari sejumlah pihak di Tanah Air.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Arah Pembangunan Prabowo Dinilai Makin Jelas
Setelah mencermati isi pidato tersebut, SBY melihat arah pembangunan pemerintah pada 2027 semakin terarah. Ia menilai agenda yang disiapkan pemerintah memiliki kaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah perlu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus memperbaiki kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Pengurangan kemiskinan serta pengangguran juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur.
“Saya melihat bahwa arah, blueprint, dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah di tahun depan menurut saya makin baik, makin jelas, dan memberikan harapan baru bagi kita semuanya,” ujar SBY.
Baca Juga: Gempa M7,7 Guncang Flores! Korban Tewas Tembus 47 Orang, 235 Gempa Susulan Mengintai
Target Ekonomi 6% Dianggap Ambisius
Salah satu bagian yang mendapat perhatian SBY adalah target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6% pada 2027. Ia mengakui angka tersebut cukup tinggi dan membutuhkan kerja keras pemerintah untuk mencapainya.
Namun, SBY tidak menganggap target itu mustahil. Ia mengacu pada pengalamannya saat memimpin Indonesia selama dua periode. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi rata-rata sekitar 6% pada masa pemerintahannya ikut mendorong penurunan kemiskinan dan pengangguran.
“Saya tahu sasaran pertumbuhan ekonomi misalkan 6% itu cukup tinggi, ambisius, meskipun ambisius tidak berarti tidak bisa dicapai,” kata SBY.
Ia juga menyebut peningkatan produk domestik bruto serta pendapatan per kapita sebagai bagian dari dampak pertumbuhan ekonomi yang kuat.
SBY Ingatkan Pemerintah Jaga Fiskal
SBY menilai pertumbuhan ekonomi 6% akan membawa manfaat besar jika pemerintah mampu mencapainya. Namun, ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengejar angka pertumbuhan tanpa menjaga kesehatan keuangan negara.
Ia meminta para pejabat pemerintah konsisten menjalankan kebijakan, memperkuat implementasi program, serta melakukan evaluasi secara berkala. SBY juga menekankan pentingnya mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan program pemerintah.
“Yang penting implementasinya yang bagus, jangan ada penyimpangan di sana-sini, setiap saat dilakukan evaluasi kebijakan,” ungkapnya.
SBY Sebut Target Prabowo sebagai Great Hope
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik, SBY tetap melihat target pembangunan pemerintah dengan optimisme. Ia menyebut agenda yang disampaikan Prabowo sebagai sebuah harapan besar bagi masyarakat Indonesia.
Meski begitu, SBY menyadari pemerintah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintahan memberikan kinerja terbaik agar target yang sudah disampaikan kepada publik benar-benar terlaksana.
“Great hope, tetapi tantangannya juga tidak ringan. Yang penting do your best pemimpin dan pemerintahan kita agar yang disampaikan di hadapan rakyat melalui mimbar di Senayan kemarin bisa diwujudkan dengan baik,” imbuh SBY.
Pesan tersebut menjadi penutup pandangan SBY terhadap arah kebijakan pemerintah 2027. Baginya, target pertumbuhan 6% memang ambisius, tetapi tetap terbuka untuk dicapai selama pemerintah mampu menjaga konsistensi kebijakan, kesehatan fiskal, serta pelaksanaan program di lapangan.