Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan perpanjangan jalur LRT hingga PIK dan Bandara Soekarno-Hatta sebagai langkah strategis transportasi.
Rencana perpanjangan LRT Jakarta kembali menjadi sorotan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan perluasan jalur dari Velodrome hingga PIK dan Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu, 17 Mei 2026. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi ibu kota.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya diĀ KEPPO INDONESIA.
Latar Pengumuman Rencana Perpanjangan LRT
Pada 17 Mei 2026, Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta tengah mempertimbangkan perluasan rute LRT Jakarta dari Velodrome menuju wilayah Jakarta Utara. Ide tersebut muncul dalam pembicaraan dengan pihak pengembang kawasan PIK saat kegiatan di Pantai Indah Kapuk.
Ia menilai, konektivitas transportasi Jakarta perlu diperluas agar tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. Jalur LRT yang sudah ada dinilai potensial untuk dikembangkan lebih jauh hingga ke kawasan strategis seperti PIK dan Bandara Soetta.
Selain itu, rencana ini juga berkaitan dengan upaya integrasi moda transportasi di Jakarta. Pemerintah daerah disebut ingin memastikan seluruh wilayah terhubung dalam satu sistem transportasi modern yang efisien dan berkelanjutan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Rute Yang Direncanakan
Rute yang sedang dikaji mencakup perpanjangan dari Velodrome ke arah utara Jakarta, melintasi kawasan Tanjung Priok, Ancol, hingga PIK. Dari PIK, jalur tersebut direncanakan dapat terus terkoneksi hingga Bandara Soekarno-Hatta.
Pada 17 Mei 2026, Pramono juga menyebut bahwa trase lanjutan dari Ancol menuju PIK masih memerlukan proses perizinan dari pemerintah pusat. Hal ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum proyek dapat direalisasikan.
Jika terwujud, rute ini akan menjadi salah satu jalur strategis yang menghubungkan pusat kota Jakarta dengan kawasan bisnis, permukiman elit, dan bandara internasional dalam satu jaringan transportasi.
Baca Juga:Ā Merapi Erupsi Lagi! Awan Panas Guguran Meluncur 2 Km ke Arah Kali Sat
Status Proyek dan Tahapan Pengembangan LRT Jakarta
Selain rencana perpanjangan, proyek LRT Jakarta fase sebelumnya juga masih berjalan. Salah satu target utama adalah penyelesaian jalur VelodromeāManggarai yang ditargetkan beroperasi penuh pada Agustus 2026.
Pramono menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan LRT Jakarta. Hal ini penting mengingat proyek tersebut merupakan bagian dari sistem transportasi massal yang akan digunakan jutaan warga setiap hari.
Dengan demikian, pengembangan LRT tidak hanya fokus pada perluasan jalur, tetapi juga penyempurnaan infrastruktur yang sudah ada agar dapat beroperasi secara optimal dan aman.
Dampak dan Harapan Konektivitas Transportasi Jakarta
Perpanjangan LRT ke PIK dan Bandara Soetta diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. Jalur ini juga berpotensi memangkas waktu perjalanan dari Jakarta Timur menuju kawasan utara dan bandara.
Selain itu, integrasi transportasi ini dapat meningkatkan nilai ekonomi kawasan yang dilalui jalur LRT. PIK dan sekitarnya diperkirakan akan semakin berkembang sebagai pusat bisnis dan hunian modern dengan akses transportasi yang lebih mudah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap proyek ini dapat menjadi bagian dari transformasi besar sistem transportasi perkotaan. Dengan konektivitas yang lebih luas, Jakarta ditargetkan menjadi kota dengan mobilitas publik yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya diĀ KEPPO INDONESIA.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari news.detik.com
Gambar Kedua dari tempo.co