Bagikan

Penangkapan mengejutkan mengguncang publik setelah Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, baru enam hari menjabat langsung ditangkap Kejaksaan Agung.

Ombudsman Baru 6 Hari Menjabat, Kini Ditangkap Kejagung

Ia diduga terlibat kasus korupsi tata kelola niaga pertambangan nikel yang terjadi dalam periode panjang. Peristiwa ini menjadi sorotan nasional karena terjadi tak lama setelah pelantikan pejabat baru oleh Presiden Prabowo.

Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVE
NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Kronologi Penangkapan Ketua Ombudsman RI

Penangkapan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, terjadi pada Kamis (16/4/2026) siang dan mengejutkan publik. Ia digelandang oleh Kejaksaan Agung dari Gedung Bundar Jampidsus dalam kondisi mengenakan rompi tahanan dan tangan terborgol. Momen tersebut terekam saat Hery keluar sekitar pukul 11.19 WIB.

Saat dibawa keluar gedung, Hery tampak mengenakan kaos berwarna biru dan dikawal ketat oleh petugas. Ia kemudian diarahkan menuju mobil tahanan yang sudah disiapkan di lokasi. Situasi di sekitar Gedung Bundar terlihat cukup ramai oleh awak media yang menunggu perkembangan kasus.

Peristiwa ini langsung menjadi sorotan luas karena status Hery yang masih sangat baru menjabat sebagai Ketua Ombudsman RI. Penangkapannya menambah daftar panjang kasus hukum yang menyeret pejabat publik di Indonesia dalam waktu singkat setelah pelantikan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Latar Belakang Jabatan dan Pelantikan

Hery Susanto baru saja dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 pada 10 April 2026. Artinya, ia hanya menjabat selama enam hari sebelum akhirnya ditangkap oleh aparat penegak hukum. Pelantikan tersebut dilakukan bersama delapan anggota lainnya.

Dalam struktur baru tersebut, Hery didampingi oleh Rahmadi Indra Tektona sebagai Wakil Ketua, serta beberapa anggota lain seperti Abdul Ghoffar, Fikri Yasin, Maneger Nasution, Nuzran Joher, Partono, Robertus Na Endi Jaweng, dan Syafrida Rachmawati Rasahan. Mereka menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Mokhammad Najih.

Pelantikan ini awalnya diharapkan membawa penyegaran dalam lembaga pengawas pelayanan publik tersebut. Namun, situasi berubah drastis setelah muncul kabar penangkapan Hery yang memicu perhatian nasional.

Baca Juga: Sosok Dosen IY Pelaku Pelecehan Mahasiswi Unpad, Ini Profil Lengkapnya!

Dugaan Kasus Korupsi Yang Menjerat

Dugaan Kasus Korupsi yang Menjerat

Hery Susanto diduga terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi terkait tata kelola niaga pertambangan nikel yang berlangsung pada periode 2013 hingga 2025. Dalam rentang waktu tersebut, ia diketahui pernah menjabat sebagai komisioner Ombudsman RI.

Kejaksaan Agung menyebut bahwa kasus ini masih dalam tahap pendalaman, sehingga detail perkara belum sepenuhnya dibuka ke publik. Hingga kini, belum ada penjelasan rinci mengenai peran spesifik Hery dalam dugaan kasus tersebut.

Meski demikian, penanganan kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut sektor strategis pertambangan nikel yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Publik menunggu transparansi lebih lanjut dari aparat penegak hukum terkait perkembangan penyidikan.

Respons Publik dan Dampak Institusional

Penangkapan ini menimbulkan kehebohan luas di masyarakat, terutama karena Hery baru saja dilantik sebagai pimpinan lembaga pengawas pelayanan publik. Banyak pihak menilai kejadian ini mencoreng citra institusi Ombudsman RI yang selama ini berperan dalam pengawasan pelayanan negara.

Hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi secara lengkap terkait status hukum Hery maupun konstruksi perkara yang menjeratnya. Situasi ini membuat publik berspekulasi dan menunggu klarifikasi lebih lanjut.

Di sisi lain, kasus ini diperkirakan akan berdampak pada stabilitas internal Ombudsman RI periode 2026-2031 yang baru saja terbentuk. Sorotan publik kini tertuju pada langkah pemerintah dan lembaga terkait dalam menjaga kredibilitas.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari liputan6.com
  • Gambar Kedua dari news.detik.com
Analisis Ekosistem Digital Menyoroti Langkah Inovatif PG Soft dalam Mengembangkan Layanan Interaktif Berbasis TeknologiDinamika Platform Interaktif Membuka Wawasan Baru Mengenai Evolusi Mahjong Wins 3 melalui Pendekatan Sistem Digital TerpaduModernisasi Sistem Informasi Membentuk Arah Baru Perkembangan Mahjong Ways melalui Integrasi Teknologi Digital yang AdaptifPeta Perkembangan Teknologi Modern Menempatkan Mahjong Ways dalam Arus Perubahan Ekosistem Digital yang Terus BertumbuhPerjalanan Inovasi PG Soft Menjadi Sorotan dalam Kajian Transformasi Teknologi Berbasis Data dan Komputasi ModernPerubahan Lanskap Komputasi Menghubungkan Mahjong Wins 2 dengan Pendekatan Digital yang Lebih Efisien dan TerukurImplementasi Arsitektur Digital Mengubah Perspektif terhadap Mahjong Wins 2 dalam Mendukung Pengalaman Interaktif Masa KiniKonsep Data Intelligence Mengulas Perjalanan Mahjong Ways melalui Evolusi Infrastruktur Teknologi yang Semakin FleksibelKolaborasi Big Data dan Sistem Adaptif Menggambarkan Perubahan Mahjong Ways pada Lanskap Teknologi Digital BerkelanjutanPendekatan Sistem Terintegrasi Menggambarkan Transformasi Gates of Olympus dalam Perspektif Perkembangan Platform DigitalRekayasa Teknologi Modern Menempatkan Mahjong Wins 3 sebagai Bagian dari Evolusi Pengalaman Digital Berbasis InformasiTelaah Komputasi Modern Menyoroti Efisiensi Infrastruktur PG Soft dalam Menghadapi Dinamika Industri Hiburan DigitalPengembangan Kerangka Informasi Digital Membawa Gates of Olympus Memasuki Era Baru Platform Interaktif Berbasis TeknologiHarmonisasi Infrastruktur Digital Menjadi Landasan Perkembangan PG Soft dalam Menghadirkan Sistem Visual yang Lebih AdaptifKajian Dinamika Teknologi Menjelaskan Perubahan Sweet Bonanza Super Scatter melalui Perspektif Inovasi Digital KontemporerDinamika Visual Adaptif Menjadi Bagian Penting dalam Evolusi Sweet Bonanza Super Scatter di Tengah Perubahan DigitalOptimalisasi Sistem Komputasi Menghasilkan Sudut Pandang Baru terhadap Wild Bandito melalui Pendekatan Analisis TerstrukturStruktur Informasi Berbasis Analitik Membentuk Cara Baru Memahami Wild Bandito dalam Perkembangan Ekosistem Hiburan DigitalTransformasi Platform Berorientasi Data Mengulas Mahjong Ways melalui Pendekatan Teknologi Modern dan Evolusi Sistem InteraktifKajian Mendalam Infrastruktur Cloud Menjelaskan Perubahan Mahjong Wins 3 dalam Ekosistem Teknologi yang Semakin Terhubung