Nenek penjual kue di Cileungsi, Bogor, kehilangan uang hasil jualan dan perhiasan setelah ditipu wanita yang menawarkan bantuan modal kepadanya hingga ia lengah.
Polisi kemudian menangkap wanita tersebut setelah melakukan penyelidikan terkait laporan korban. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa aksi serupa ternyata tidak hanya terjadi sekali. Pelaku diduga sudah menjalankan modus tersebut selama hampir satu tahun.
Kasus ini membuat polisi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mengikuti ajakan orang yang baru dikenal, terutama ketika menawarkan bantuan atau keuntungan di tempat yang tidak ramai. Simak ulasan lengkapnya dari KEPPO INDONESIA.
Modus Tawaran Modal Membawa Korban ke Tempat Sepi
Peristiwa yang menimpa nenek penjual kue itu terjadi pada Senin, 14 September 2026. Saat itu, pelaku mendekati korban dan menawarkan bantuan berupa modal usaha. Tawaran tersebut membuat korban mengikuti arahan pelaku hingga berada di lokasi yang lebih sepi.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan pelaku membujuk korban dengan janji memberikan modal usaha. Setelah korban berada dalam kondisi yang dianggap lengah, pelaku kemudian menjalankan aksinya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Uang Hasil Jualan dan Perhiasan Ikut Hilang
Korban tidak hanya kehilangan uang tunai. Pelaku juga diduga mengambil perhiasan berupa anting yang dikenakan korban. Uang hasil berjualan kue sebesar Rp520 ribu turut dibawa kabur.
Jumlah tersebut memang tidak terlihat besar bagi sebagian orang, tetapi bagi pedagang kecil, uang hasil jualan menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membeli bahan dagangan berikutnya.
Baca Juga:Â Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif, Indonesia Tak Mau Ikut Blok Mana Pun
Polisi Ungkap Aksi Pelaku yang Berlangsung Hampir Setahun
Dalam proses pemeriksaan, polisi menemukan dugaan bahwa wanita tersebut sudah melakukan aksi serupa selama hampir satu tahun. Korbannya pun diduga lebih dari satu orang dengan total kerugian yang mencapai puluhan juta rupiah.
Temuan tersebut membuat penyidik tidak hanya berfokus pada kasus yang menimpa nenek penjual kue. Polisi juga berusaha mencari informasi dari korban lain yang mungkin mengalami kejadian dengan pola serupa.
Seorang Kakek Juga Jadi Korban Modus Berbeda
Salah satu korban lain merupakan seorang kakek asal Gandoang. Dalam kasus tersebut, pelaku diduga menggunakan cara berbeda dengan berpura-pura sebagai cucu korban.
Setelah berhasil meyakinkan korban, pelaku membawa kabur uang sekitar Rp900 ribu. Polisi kini masih mendalami hubungan kasus tersebut dengan aksi lain yang diduga dilakukan oleh pelaku.
Polisi Masih Telusuri Korban Lain
Kompol Edison mengatakan polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk mengetahui seluruh rangkaian aksi pelaku. Penyidik juga membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
Masyarakat yang mendapat tawaran bantuan modal dari orang yang belum dikenal sebaiknya tetap berhati-hati. Jangan langsung mengikuti ajakan ke tempat sepi atau menyerahkan barang berharga sebelum memastikan identitas dan tujuan orang tersebut. Langkah sederhana seperti meminta pendampingan orang terdekat bisa membantu mengurangi risiko menjadi korban.