Prabowo dalam KTT ASEAN menyoroti pentingnya ketahanan energi sebagai kunci menghadapi gejolak global yang semakin tidak menentu.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi menjadi isu mendesak yang harus dihadapi negara-negara ASEAN di tengah tekanan global dan ketidakstabilan di Timur Tengah. Dalam forum KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, ia mendorong kawasan untuk bergerak lebih cepat membangun sistem energi yang kuat, bersih, dan saling terhubung.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA.
Pidato di Forum ASEAN
Prabowo menyampaikan pesan itu dalam KTT Khusus BIMP-EAGA yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN. Ia menilai situasi geopolitik global telah membuat isu energi tidak lagi bisa dipandang sebagai tantangan jangka panjang semata, melainkan persoalan yang harus segera ditangani.
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa ketahanan energi kini berkaitan langsung dengan stabilitas dan masa depan ekonomi kawasan. Karena itu, ia mengajak negara-negara anggota ASEAN memperkuat kerja sama agar kebutuhan energi tidak bergantung pada kondisi eksternal yang rentan berubah.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa agenda energi telah naik menjadi prioritas politik regional. Bagi Prabowo, penguatan pasokan dan jaringan energi bukan sekadar proyek infrastruktur. Tetapi bagian dari upaya menjaga daya tahan ASEAN menghadapi ketidakpastian dunia.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Potensi Energi Kawasan
Prabowo menyoroti bahwa kawasan BIMP-EAGA memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan. Ia menyebut tenaga air, tenaga surya, tenaga angin, hingga lahan subur yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai modal penting untuk mempercepat transisi energi.
Menurutnya, kekayaan sumber daya itu harus dikelola secara lebih serius agar dapat memenuhi kebutuhan energi kawasan. Ia bahkan mempertanyakan kesiapan negara-negara anggota untuk memaksimalkan potensi tersebut demi kepentingan bersama dan ketahanan energi jangka panjang.
Pernyataan itu memberi sinyal bahwa ASEAN perlu keluar dari pola lama yang terlalu bergantung pada energi fosil. Dengan potensi energi bersih yang melimpah, kawasan dinilai punya peluang besar untuk membangun sistem energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Baca Juga: Viral Video Mesum di Rel Jatinegara, Satpol PP Bergerak Cepat Tutup Akses Liar
Arah Transisi Energi
Prabowo juga menyinggung bahwa transisi energi Indonesia sedang bergerak cepat. Ia menyebut pembangunan tenaga surya 100 GW sebagai bagian dari langkah besar menuju sistem energi yang lebih ramah lingkungan dan tahan terhadap tekanan global.
Dalam kerangka ASEAN, transisi itu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Prabowo mendorong negara-negara kawasan untuk bersama-sama meningkatkan infrastruktur energi agar distribusi daya lebih efisien dan jaringan antarwilayah semakin kuat.
Arah kebijakan ini memperlihatkan bahwa ketahanan energi dan energi bersih saling berkaitan. Semakin kuat kerja sama regional, semakin besar peluang ASEAN untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan tanpa harus menunggu tekanan krisis yang lebih besar.
Konektivitas Kawasan
Selain pengembangan sumber energi, Prabowo menekankan pentingnya konektivitas subkawasan. Salah satu yang disorot adalah peningkatan kapasitas jaringan listrik Trans Borneo Power Grid agar distribusi energi bisa berjalan lebih efisien di kawasan.
Konektivitas ini dianggap krusial karena energi yang diproduksi di satu wilayah dapat dimanfaatkan di wilayah lain melalui sistem jaringan yang terintegrasi. Dengan begitu, ASEAN dapat membangun ketahanan energi yang tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga nyata di lapangan.
Pesan Prabowo di KTT ke-48 ASEAN menegaskan bahwa energi adalah isu strategis yang menyentuh stabilitas, ekonomi, dan masa depan kawasan. Di tengah gejolak global, kerja sama ASEAN dinilai menjadi kunci agar transisi energi dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA!
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari nasional.sindonews.com
Gambar Kedua dari politikciki.com