Video benda mencurigakan dekat Gunung Anak Krakatau viral dan dikaitkan dengan pencarian lima jurnalis serta tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan sekitar.

Rekaman itu berasal dari kamera drone dan memperlihatkan benda berwarna putih dengan bentuk memanjang di permukaan laut. Dari kejauhan, benda tersebut terlihat seperti kapal yang berada dalam posisi terbalik.
Informasi itu langsung mendapat perhatian tim SAR. Basarnas kemudian mengecek lokasi yang disebut dalam video untuk memastikan apakah benda tersebut berkaitan dengan pencarian yang sedang berlangsung.
Video Drone Memperlihatkan Benda Putih di Laut
Video tersebut diunggah akun Instagram @andrearamadhaan. Andrea mengambil gambar menggunakan drone dari atas Gunung Anak Krakatau pada Minggu (13/9).
Dalam rekaman, terlihat sebuah benda panjang berwarna putih berada di permukaan laut. Bentuknya dari udara memang tampak berbeda dari objek laut pada umumnya sehingga memunculkan dugaan bahwa benda tersebut merupakan kapal yang terbalik.
“Apakah itu sebuah kapal terbalik? Saya juga bertanya-tanya,” kata Andrea dalam video tersebut.
Andrea mengaku baru menyadari keberadaan benda itu setelah melihat kembali hasil rekaman drone. Ia kemudian menjelaskan bahwa lokasi pengambilan gambar berada di sekitar Gunung Anak Krakatau, tepatnya di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Basarnas Langsung Mengecek Lokasi yang Disebut
Informasi dari video tersebut kemudian masuk dalam perhatian tim pencarian. Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad mengatakan tim SAR yang berada di KN SAR Tetuka bergerak melakukan pengecekan di Sektor C.
Petugas juga mendekati area yang terlihat dalam video untuk memastikan keberadaan objek tersebut. Tim menurunkan sekoci dan sea rider agar pencarian dapat berlangsung lebih dekat dengan permukaan laut.
“Menurunkan sekoci, menurunkan sea rider untuk melakukan searching dengan informasi yang didapatkan pada tanggal 13 yang beredar di Instagram,” ujar Amrad di Pos SAR Nasional, Pantai Carita, Pandeglang, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga: HP Korban Dipakai Video Call, 2 Terduga KKB Jayawijaya Teridentifikasi
Drone Kembali Diterbangkan Saat Tim Mendekati Anak Krakatau
Pengecekan tidak hanya mengandalkan pengamatan dari kapal. Ketika tim SAR mendekati area hingga sekitar 500 meter dari Gunung Anak Krakatau, petugas kembali menggunakan drone untuk melihat kondisi di sekitar titik yang disebut dalam video.
Tim mencocokkan informasi dari rekaman dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Petugas juga mengamati area sekitar untuk mencari benda yang memiliki bentuk serupa dengan objek dalam video.
Setelah melakukan pengecekan silang, tim SAR tidak menemukan benda mencurigakan seperti yang terlihat dalam rekaman. Hasil tersebut membuat dugaan mengenai keberadaan kapal terbalik di titik tersebut belum mendapat konfirmasi.
Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Masih Nihil
Al Amrad mengatakan operasi pencarian pada hari ketujuh telah mencakup area seluas 3.962 nautical mile persegi. Tim membagi wilayah tersebut ke dalam lima sektor untuk memperluas jangkauan pencarian.
Meski area pencarian sudah cukup luas, tim SAR belum menemukan petunjuk mengenai keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak. Informasi dari video viral tersebut juga belum menghasilkan temuan baru.
“Jadi teman-teman di lapangan bermain dengan waktu untuk memastikan dengan informasi yang kami dapatkan. Dan setelah mereka melakukan cross-check tentang informasi tersebut, itu hasilnya nihil,” kata Amrad.
Operasi SAR Berlanjut ke Hari Kedelapan
Tim SAR tidak menghentikan pencarian setelah pengecekan terhadap video tersebut tidak menemukan hasil. Operasi akan berlanjut pada Rabu (16/9), yang menjadi hari kedelapan pencarian.
Basarnas masih akan menyusun rencana operasi untuk menentukan area dan pola pencarian berikutnya. Penjelasan mengenai kegiatan tersebut akan disampaikan pada pagi hari sebelum tim kembali bergerak.
Sementara itu, video yang sempat viral tersebut telah mendapat pengecekan langsung dari tim SAR. Hingga pencarian hari ketujuh, Basarnas menyatakan belum menemukan petunjuk terkait keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di sekitar perairan Anak Krakatau.