Bagikan

KPK menahan dua tersangka kasus proyek fiktif BUMN yang merugikan negara hingga Rp 46,8 miliar setelah penyelidikan intensif.

Skandal Proyek Fiktif BUMN, Dua Tersangka Ditahan KPK

KPK kembali menunjukkan taringnya memberantas korupsi dengan menahan dua pejabat BUMN terkait dugaan proyek fiktif. Penahanan ini mengungkap praktik curang yang merugikan negara puluhan miliar rupiah sekaligus memperingatkan penyalahgunaan wewenang akan ditindak tegas.

Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.

Modus Operandi Proyek Fiktif Yang Terstruktur

KPK menahan dua tersangka kasus proyek fiktif yang melibatkan perusahaan konstruksi BUMN. Kedua tersangka adalah Didik Mardiyanto (Kepala Divisi EPC) dan Herry Nurdy Nasution (Senior Manager Keuangan dan Human Capital Divisi EPC). Mereka ditahan selama 20 hari, mulai 25 November hingga 14 Desember 2025, di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa pada Juni 2022, DM memerintahkan HNN menyiapkan Rp 25 miliar untuk proyek Cisem (Cirebon-Semarang). Perintah ini merupakan langkah awal dari rangkaian kejahatan terstruktur yang mereka lakukan.

Untuk menyamarkan pengeluaran tersebut agar tampak wajar, keduanya mengatur penggunaan vendor fiktif atas nama PT AW. Vendor ini dibuat seolah-olah aktif dengan menggunakan nama dua office boy, yaitu EP dan FH. Mereka juga melengkapi dengan dokumen purchase order dan tagihan fiktif, serta melakukan validasi pembayaran palsu untuk mengelabui sistem.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Jaringan Vendor Fiktif Dan Aliran Dana Haram

Setelah dana dicairkan ke vendor fiktif, DM dan HNN kembali menerima uang tersebut melalui staf, bahkan dalam bentuk valuta asing, sebagai upaya menyembunyikan jejak transaksi dan meraup keuntungan pribadi. Praktik ini dilakukan berulang, merugikan kas perusahaan.

Selain PT AW, KPK juga menemukan vendor fiktif lain yang melibatkan KYD (driver), APR (office boy), dan KUR (staf keuangan Divisi EPC), terkait proyek fiktif senilai total Rp 10,8 miliar. Temuan ini menunjukkan adanya jaringan internal terorganisir untuk korupsi.

Dalam kurun waktu Juni 2022 hingga Maret 2023, teridentifikasi sembilan proyek fiktif yang dikerjakan oleh Divisi EPC, dengan total kerugian mencapai Rp 46,8 miliar. Angka ini mencerminkan skala kejahatan yang signifikan dan dampak besar terhadap keuangan perusahaan BUMN serta negara.

Baca Juga: Kubu Paulus Tannos Soroti Langkah Mendadak KPK Terbitkan DPO

Daftar Proyek Fiktif Dan Pembagian Hasil

Skandal Proyek Fiktif BUMN, Dua Tersangka Ditahan KPK

Proyek-proyek fiktif yang teridentifikasi sangat beragam, meliputi pembangunan pabrik peleburan (Smelter) nikel di Kolaka senilai Rp 25,3 miliar, pembangunan Mines of Bahodopi Block 2 dan 3 di Morowali senilai Rp 10,8 miliar, serta pembangunan Sulut-1 Coal Fired Steam Power Plant di Manado senilai Rp 4 miliar. Daftar ini menunjukkan luasnya jangkauan praktik korupsi yang dilakukan.

Ada juga proyek PSPP Portsite di Timika, Papua, senilai Rp 1,6 miliar. Mobile Power Plant (MPP) Paket 7 di berbagai lokasi seperti Nabire dan Labuan Bajo senilai Rp 607 juta, serta MPP Paket 8 di Jayapura dan Kendari senilai Rp 986 juta. Proyek-proyek ini seolah-olah dilaksanakan, namun kenyataannya hanya di atas kertas.

Lebih lanjut, DM bahkan mengalirkan sebagian uang dari proyek Mines of Bahodopi Block 2 dan 3 untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tunjangan Variabel (TVAR). Uang tersebut diberikan kepada KUR sebesar Rp 7,5 miliar dan APR sebesar Rp 3,3 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa dana hasil korupsi juga digunakan untuk memperkaya individu lain dalam lingkaran mereka.

Kerugian Negara Dan Ancaman Hukuman

Perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh DM dan HNN mengakibatkan kerugian keuangan negara setidaknya senilai Rp 46,8 miliar. Kerugian ini timbul akibat pengeluaran dari kas perusahaan untuk pembayaran vendor fiktif yang sama sekali tidak menghasilkan manfaat bagi perusahaan. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Pasal tersebut diperkuat dengan juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 64 Ayat (1) KUHP. Pasal-pasal ini menyoroti keterlibatan lebih dari satu orang dalam tindak pidana korupsi.

Penahanan ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang berniat melakukan praktik korupsi di lingkungan BUMN. KPK berkomitmen untuk terus mengusut tuntas kasus-kasus serupa demi menjaga integritas keuangan negara. Hal ini juga untuk memastikan setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar digunakan bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari market.bisnis.com
Bagaimana Algoritma Media Sosial Membentuk Popularitas Game Klasik di Ruang DigitalStrategi Mahjong Ways 2 untuk Memahami Program Bonus Mingguan bagi Pemain AktifMahjong Wins 3 dan Pola Bonus Harian yang Menarik Perhatian Pemain AktifPergeseran Budaya Hiburan Digital dan Alasan Minat pada Live Dealer Terus MeningkatCara Menghitung Margin Keuntungan secara Matematika untuk Menganalisis PeluangGaya Bermain Santai di Mahjong Ways Plus dan Kaitannya dengan Konsistensi PermainanMenelaah Lonjakan Return Investasi dari Perspektif Analisis AlgoritmikDampak Konvergensi Faktor Pengganda terhadap Tekanan Sistem di Sektor Publik dan IndustriEvaluasi Konsistensi Hasil Pemula saat Menggunakan Mode Otomatis dalam Proses BelajarPeran Waktu dan Momentum dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerukurIntegrasi Holistik AI dan Kode Visual Membuka Taktik Data Digital yang Lebih Cerdas dan AdaptifPanduan Terkini Membaca Data RTP di Siang Hari untuk Menata Langkah Awal dengan Lebih AkuratOtoritas Lisensi Menyoroti Perbedaan Mencolok antara Klaim dan Realitas RTP Olympus yang Banyak DibicarakanKisah Pemain Lama Dragon Hatch Menunjukkan Cara Menghindari Kerugian Lewat Strategi yang Lebih Tenang dan TerukurTiga Teknik Sederhana di Mahjong Kian Menarik Dicermati karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih JernihStudi Efektivitas RTP Membuka Pemahaman Baru tentang Cara Mengukur Return Permainan Secara Lebih AkuratAnalisis Mendalam Menemukan Pola Acak yang Kerap Dikaitkan dengan Lonjakan Hasil yang Menarik PerhatianAnalisis Sistem Berlapis Membantu Menentukan Arah Permainan yang Lebih Optimal dan TerarahPemanfaatan Sistem Otomatis Kian Dilirik untuk Mendorong Efisiensi dan Keteraturan Sesi yang Lebih BaikPenentuan Waktu Bermain yang Optimal Membantu Membaca Perubahan Pola Hasil dengan Lebih Cermat
Sweet Bonanza dan Fitur Tumble: Memahami Pola Permainan yang Menarik Perhatian PenggunaPanduan Santai Mahjong Ways 2 bagi Pemula untuk Memahami Permainan dengan Lebih CepatMemahami Laporan Audit Pihak Ketiga untuk Menilai Transparansi Game OnlineCara Memahami Pola Permainan Mahjong Wins 3 yang Kerap Digunakan Pemain BerpengalamanPanduan Membaca Pola Gates of Olympus untuk Menelaah Perubahan Ritme PermainanLaporan Analisis Sistem Modern dalam Menentukan Pola Permainan yang Lebih StabilPeran RTP dan Waktu dalam Membentuk Strategi Bermain yang Lebih EfektifMenelaah Waktu Bermain dan Fitur Putaran Otomatis dalam Ritme Permainan DigitalAnalisis Risiko dan Imbal Hasil dalam Sistem Permainan Digital InteraktifMahjong Ways 2 dan Ritme Spin yang Sering Dikaitkan dengan Peluang Hasil Lebih TinggiGates Of Olympus Kian Menarik Perhatian Lewat Pembahasan Pola Permainan yang Ramai Diperbincangkan PemainSweet Bonanza Kembali Disorot Setelah Muncul Beragam Cerita Pemain tentang Pola yang Sering DiamatiMenjaga Saldo Tetap Aman di Mahjong Ways Kini Kian Ditekankan Saat Pola Permainan Bergerak Tidak MenentuFenomena Jam Panas 2026 Memunculkan Perbincangan Baru tentang Pengaruh Waktu Bermain terhadap Ritme HasilSweet Bonanza Super Spin Kian Ramai Dibahas di Indonesia sebagai Fenomena Digital yang Tengah Naik DaunOptimalisasi Momen Harian Membuka Cara Baru Menyusun Strategi Permainan yang Lebih Efektif dan TerarahAnalisis Spin Gratis Mengungkap Pola Dominan yang Kian Menarik Dicermati dalam Membaca Arah PermainanWaktu Kini Dipandang Sebagai Variabel Penting dalam Menata Ritme dan Konsistensi Hasil PermainanTeori Probabilistik Membuka Pemahaman Baru tentang Pola Konsisten dan Dampaknya pada Arah ReturnEksperimen Skala Kecil Menunjukkan Siklus Tertentu Dapat Membentuk Stabilitas Return yang Lebih Terukur