Mayat seorang warga Jakarta ditemukan di area Gumuk Pasir Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY, Rabu pagi polisi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa dua orang.
Jenazah korban kini berada di RS Bhayangkara Polda DIY untuk proses identifikasi dan otopsi guna memastikan penyebab kematian. Warga diminta tetap tenang sementara pihak kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi serta mengusut kronologi penemuan jenazah tersebut.
Simak berita terbaru dan viral setiap hari, yang menghadirkan informasi menarik dan bermanfaat hanya ada di KEPPO INDONESIA.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Dua Orang Diperiksa Polisi di Kasus Mayat Gumuk Pasir
Polres Bantul tengah menyelidiki kasus penemuan mayat seorang warga Jakarta di area Gumuk Pasir Grogol IX, Parangtritis, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penemuan ini terjadi pada Rabu (28/1/2026) pagi, dan polisi telah memeriksa dua orang yang diduga terkait dalam kasus tersebut.
Korban diketahui bernama Herlan Matsudi (69), warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur. Saat ditemukan, tubuh korban mengalami sejumlah luka, sehingga menimbulkan kecurigaan akan adanya tindak pidana. Polisi menyatakan bahwa proses pemeriksaan terhadap dua orang yang diduga terlibat masih berlangsung.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan bahwa upaya penyelidikan dilakukan secara intensif. “Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap dua orang,” ujar Rita saat dihubungi wartawan, Kamis (29/1/2026). Polisi juga berencana melakukan otopsi jenazah untuk memastikan penyebab kematian korban secara pasti.
Jenazah Ditemukan Warga
Penemuan jenazah Herlan pertama kali dilakukan oleh seorang warga setempat bernama Marno, sekitar pukul 07.30 WIB, saat ia tengah mencari rumput di sekitar area Gumuk Pasir Grogol IX. Marno menemukan korban tergeletak di semak-semak dan segera memberitahukan warga lainnya serta menghubungi pihak kepolisian Polsek Kretek.
“Warga melaporkan adanya seorang laki-laki tergeletak di semak-semak rumput. Petugas kemudian langsung datang ke lokasi,” jelas Rita. Menurut keterangan polisi, saat ditemukan korban tidak membawa identitas diri. Hal ini membuat proses identifikasi awal menjadi sedikit lebih sulit.
Petugas dari Polsek Kretek, Tim Inafis Polres Bantul, dan Puskesmas Kretek segera melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Hasil identifikasi sementara menunjukkan korban mengenakan celana pendek hitam, kaos dalam putih, dan kaos kerah biru yang tersingkap. Polisi juga mencatat adanya luka-luka pada tubuh korban yang masih dalam penyelidikan.
Baca Juga: Breaking News! Prabowo Lantik 16 Anggota Dewan Energi Nasional di Istana, Siapa Saja Mereka?
Proses Pemeriksaan dan Identifikasi
Jenazah korban kini berada di RS Bhayangkara Polda DIY, Sleman, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Tim medis dan Inafis Polres Bantul terus melakukan identifikasi untuk memastikan penyebab kematian dan memastikan bahwa jenazah benar adalah Herlan Matsudi.
“Rencananya akan dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” ungkap Iptu Rita. Otopsi ini diharapkan dapat memberikan petunjuk penting terkait apakah kematian korban murni akibat alami atau ada unsur kekerasan. Proses pemeriksaan forensik ini juga menjadi langkah krusial sebelum polisi menentukan langkah hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara terpadu dan hati-hati. Pemeriksaan saksi, termasuk Marno, dan dua orang yang saat ini diamankan, menjadi fokus utama dalam mengungkap kronologi kematian korban.
Polisi Minta Warga Tetap Tenang
Polres Bantul meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi terkait kasus ini. Polisi memastikan bahwa seluruh proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah sekitar.
“Warga diharapkan tidak panik. Tim kami terus bekerja untuk memastikan kasus ini terungkap secara tuntas,” kata Rita. Polisi juga membuka jalur komunikasi bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk segera melaporkannya.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan warga saat berada di area terbuka, termasuk Gumuk Pasir Grogol IX yang merupakan lokasi wisata sekaligus area yang cukup sepi di pagi hari.
Simak dan terus membaca untuk informasi lainnya yang akan kami berikan yang terbaru dan terviral hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari yogyakarta.kompas.com
- Gambar Kedua dari radarjogja.jawapos.com