Banjir parah melanda Aceh Tamiang, meninggalkan rumah dan jalanan tertutup lumpur, warga dan relawan kini menghadapi kesulitan besar membersihkan lumpur.

Pemerintah setempat menyalurkan bantuan pangan dan obat-obatan, namun kebutuhan alat penyedot lumpur menjadi prioritas utama agar proses pemulihan bisa lebih cepat. Keberadaan pompa lumpur akan mempercepat evakuasi, memperbaiki akses jalan.
Simak ikutin terus berita terbaru dan terviral yang akan menamba wawasan anda hanya ada di KEPPO INDONESIA.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Warga Mulai Membersihkan Rumah Setelah Banjir Surut
Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada awal pekan ini meninggalkan jejak kerusakan yang cukup parah. Setelah air setinggi pinggang orang dewasa surut, warga kini dihadapkan pada tumpukan lumpur tebal yang memenuhi rumah dan jalanan. Di beberapa desa seperti Kampung Teluk Kepayang dan Karang Baru.
Selain kehilangan banyak harta benda, warga kini harus berjuang membersihkan tempat tinggal mereka dengan peralatan seadanya. Sebagian besar hanya menggunakan sekop dan ember kecil untuk mengeluarkan lumpur, yang prosesnya memakan waktu berhari-hari.
Pemerintah setempat telah menurunkan tim gabungan dari BPBD, TNI, dan relawan, namun keterbatasan peralatan menjadi kendala utama. Kami butuh pompa penyedot lumpur tambahan karena kondisi lapangan sangat parah. Lumpur kental dan sulit dikeluarkan dengan tenaga manusia saja.
Ajakan Bantuan Dari Masyarakat dan Relawan
Warga di sejumlah titik pengungsian mulai menyerukan bantuan berupa alat berat dan pompa penyedot lumpur. Sejumlah relawan dari kabupaten tetangga yang datang membawa logistik pun mengaku kewalahan melihat beratnya kondisi di lapangan. Bantuan logistik seperti makanan dan pakaian memang sudah berdatangan.
Salah seorang relawan dari Forum Peduli Aceh, Nurhayati, mengatakan bahwa banyak rumah warga yang belum bisa ditinggali karena penuh dengan lumpur dan kotoran. Kalau tidak segera dibersihkan, bisa muncul penyakit kulit dan infeksi. Banyak anak-anak mulai batuk dan gatal karena lingkungan yang belum steril.
Pihak relawan berharap adanya perhatian dari pemerintah provinsi maupun pusat agar mengirim bantuan berupa pompa air besar dan vacum slurry yang sering digunakan dalam operasi pembersihan pascabanjir. “Bantuan semacam itu lebih mendesak daripada makanan tambahan karena warga sudah mampu mengelola dapur umum.
Baca Juga: Ini Riwayat Endipat Wijaya, Anggota DPR yang Sindir Donasi Rp10 Miliar
Kegiatan Ekonomi Terhenti, Sekolah Masih Ditutup3

Banjir juga berdampak serius terhadap kegiatan ekonomi dan pendidikan di Aceh Tamiang. Pasar tradisional di Karang Baru masih lumpuh total karena jalan menuju lokasi tertutup lumpur dan puing kayu. Pedagang terpaksa berhenti berjualan karena kios mereka rusak berat.
Beberapa sekolah dasar dan menengah yang terendam hingga atap juga belum beroperasi kembali. Ruang kelas masih penuh lumpur, buku dan peralatan belajar rusak, sementara guru dan murid masih tinggal di pengungsian. Dinas Pendidikan setempat memperkirakan proses belajar mengajar baru bisa dimulai kembali dalam dua minggu ke depan jika cuaca stabil.
Fokus utama kami saat ini adalah pembersihan dan pemulihan fasilitas umum, ujar Camat Karang Baru, Syamsul Bahri. Ia menambahkan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan alat berat untuk menormalisasi drainase agar banjir tidak mudah terulang.
Pemerintah Siapkan Tahap Pemulihan
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah mengajukan permintaan bantuan resmi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Dinas PUPR Aceh. Proposal mencakup pengiriman alat berat, pompa penyedot lumpur, serta bantuan teknis untuk memperbaiki infrastruktur dasar seperti jembatan.
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, menyebut bahwa tahap tanggap darurat akan diperpanjang hingga satu minggu ke depan. Kami fokus mengevakuasi warga yang masih terdampak dan mempercepat pembersihan area pemukiman. Kita berharap BNPB segera merespons karena kondisi lapangan cukup memprihatinkan.
Simak dan terus membaca untuk informasi lainya yang akan kami berikan yang terbaru dan terviral hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari beritamerdeka.net