Riwayat pendidikan Anggota DPR RI Endipat Wijaya menjadi sorotan publik setelah dirinya menyindir donasi sebesar Rp10 miliar yang digalang oleh konten kreator Ferry Irwandi untuk korban banjir di Sumatera.

Sindiran ini memicu reaksi keras dari warganet maupun Ferry Irwandi sendiri. Temukan informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Kontroversi Sindiran Endipat Wijaya
Anggota DPR RI, Endipat Wijaya, menjadi perhatian publik setelah komentarnya mengenai donasi Rp10 miliar untuk korban banjir di Sumatera. Pernyataan Endipat disampaikan dalam rapat bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Senayan, Jakarta.
Ia menyatakan bahwa sumbangan sebesar Rp10 miliar dari individu terkesan kecil dibandingkan alokasi triliunan rupiah yang telah negara berikan untuk Aceh. Endipat juga mengkritik Komdigi karena dianggap belum maksimal dalam mengolah dan menyampaikan informasi kepada publik. Sehingga pemerintah terkesan tidak hadir di tengah bencana.
Sindiran tersebut dinilai banyak pihak sebagai kritik terhadap Ferry Irwandi. Seorang konten kreator yang berhasil menggalang donasi Rp10 miliar untuk korban banjir dan longsor di Sumatera.
Jejak Pendidikan Endipat Wijaya
Endipat Wijaya lahir pada 31 Mei 1984 di Bengkulu. Masa remajanya diwarnai oleh pendidikan di sekolah menengah atas prestisius, SMA Taruna Nusantara di Magelang, sekolah yang dikenal melahirkan banyak pemimpin dan pejabat di Indonesia.
Setelah lulus dari SMA, Endipat melanjutkan ke jenjang tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Mengambil jurusan Teknik Metalurgi dan meraih gelar Sarjana pada 2006. Dalam upaya memperluas kompetensi di luar bidang teknik. Ia kemudian menempuh pendidikan S-2 di Swiss German University (SGU), jurusan Manajemen, yang diselesaikannya pada tahun 2019.
Dengan kombinasi latar belakang teknik dan manajemen ini. Endipat tampak membidik perpaduan pengetahuan teknis dan kemampuan organisasi modal penting bagi perjalanan karier yang kemudian melesat ke dunia industri dan politik.
Baca Juga: Respon Bijak Ferry Irwandi Terhadap Sindiran Anggota DPR Soal Donasi Rp10 Miliar
Perjalanan Karir Politik

Setelah menyelesaikan pendidikan Strata-1 di ITB, Endipat memulai karier di sektor industri. Ia tercatat bekerja sebagai teknisi di perusahaan pulp & paper besar, Double A Group, selama dua tahun.
Selanjutnya ia berpindah ke sektor tambang, bergabung dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Sebuah perusahaan tambang besar di Kalimantan Timur. Kemudian, sambil tetap aktif secara profesional ia kembali melanjutkan pendidikan manajemen sebuah langkah yang membuktikan keinginan kuatnya memperluas wawasan dan kapabilitas.
Kombinasi pengalaman industri dan pendidikan manajemen ini pada akhirnya menjadi jembatan baginya untuk masuk ke dunia politik.
Sindiran Terhadap Donasi Rp 10 Miliar Untuk Bencana Sumatera
Pada awal Desember 2025, nama Endipat kembali mencuat publik setelah komentarnya dalam rapat kerja antara Komisi I DPR dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menuai kontroversi.
Ia menyinggung aksi penggalangan dana swadaya yang berhasil menghimpun sekitar Rp10 miliar untuk korban banjir di wilayah Sumatera dan Aceh. Menyebut bahwa bantuan tersebut “tidak sebanding” karena menurutnya pemerintah telah menyediakan dana triliunan dan telah hadir sejak awal dalam penanganan bencana.
Sindiran tersebut ditujukan kepada figur-figur publik atau relawan yang menggalang donasi serta viral di media sosial. Meskipun Endipat tidak secara eksplisit menyebut nama. Ia mengecam persepsi bahwa publik cenderung hanya melihat viralitas donasi ketimbang kinerja pemerintah.
Respons terhadap pernyataannya berkembang cepat di media sosial dan sejumlah media. Banyak yang menilai komentarnya meremehkan upaya kemanusiaan swadaya masyarakat di saat darurat. Sementara pendukungnya menyebut bahwa kritiknya menyasar komunikasi publik pemerintah, bukan niat membantu.
Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari tempo.co