Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. H. Mohammad Iqbal, menghadiri pengajian Ramadan di DPRD Sumsel untuk memperkuat sinergi kamtibmas.
Kegiatan ini menghadirkan anggota DPRD, tokoh agama, dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana silaturahmi dan edukasi nilai-nilai keagamaan. Kehadiran Kapolda menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan legislatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Simak berita terbaru dan viral setiap hari, yang menghadirkan informasi menarik dan bermanfaat hanya ada di KEPPO INDONESIA.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Kapolda Sumsel Hadir di Pengajian DPRD
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Drs. H. Mohammad Iqbal, M.Si, menghadiri kegiatan pengajian Ramadan yang digelar di Gedung DPRD Sumatera Selatan, Palembang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya memperkuat silaturahmi dan sinergi antara aparat kepolisian dengan lembaga legislatif di provinsi ini.
Pengajian Ramadan ini dihadiri oleh para anggota DPRD, pejabat eselon, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat. Acara diawali dengan sambutan Ketua DPRD Sumsel yang menekankan pentingnya memperkuat kerjasama lintas institusi, terutama terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di bulan suci.
Kapolda Sumsel menegaskan kehadirannya sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kegiatan keagamaan dan sosial. “Kami hadir tidak hanya untuk mendengarkan tausiyah, tapi juga mempererat sinergi demi terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Isi Pengajian dan Tausiyah Ramadan
Dalam kesempatan tersebut, pengajian menghadirkan penceramah kondang dari Palembang yang menyampaikan tausiyah bertema nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial selama bulan Ramadan. Penceramah menekankan pentingnya menjaga persatuan, empati terhadap sesama, dan peran masyarakat dalam mendukung keamanan lingkungan.
Para peserta pengajian terlihat khidmat mengikuti tausiyah, sekaligus berdiskusi ringan mengenai implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Kapolda Iqbal juga ikut aktif memberikan tanggapan terkait bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tausiyah ini menjadi momen penting untuk menyampaikan pesan moral, termasuk mengajak seluruh elemen masyarakat dan pejabat negara agar tetap berperan aktif dalam menciptakan kondisi sosial yang harmonis. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian, legislatif, dan masyarakat.
Baca Juga: Kapolri Lantik Dewan Penasihat KSPSI, Libatkan Tokoh Kunci Perkuat Perlindungan Hak Pekerja
Sinergi Polri dan DPRD Dalam Kamtibmas
Kapolda Sumsel menekankan bahwa pengajian bukan sekadar kegiatan religius, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Polri dan DPRD dalam menjaga kamtibmas. Sinergi ini dianggap penting agar kebijakan dan program keamanan dapat berjalan efektif di lapangan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bulan Ramadan bukan halangan untuk tetap aktif menjaga keamanan. Justru dengan momen keagamaan ini, kesadaran masyarakat untuk berperan dalam menciptakan lingkungan aman dapat ditingkatkan. Polri siap mendukung setiap inisiatif DPRD yang bertujuan memperkuat kondisi kamtibmas.
Lebih lanjut, Kapolda juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti pengajian membantu membangun komunikasi dua arah. Aparat kepolisian dapat memahami aspirasi legislatif dan masyarakat, sementara DPRD mendapat gambaran langsung terkait tantangan keamanan di berbagai wilayah Sumatera Selatan.
Harapan dan Dampak Positif
Acara pengajian Ramadan ini mendapat respons positif dari seluruh peserta. Ketua DPRD Sumsel mengapresiasi kehadiran Kapolda Iqbal yang menunjukkan kepedulian dan keterbukaan Polri terhadap lembaga legislatif. “Kehadiran Pak Kapolda memperkuat hubungan kelembagaan dan menumbuhkan rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kapolda Sumsel berharap kegiatan ini menjadi tradisi rutin setiap Ramadan, tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai wadah membangun sinergi strategis untuk kamtibmas. Sinergi yang kuat antara Polri, DPRD, dan masyarakat akan menciptakan Sumatera Selatan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Melalui kegiatan ini, Kapolda menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi. Dengan silaturahmi dan komunikasi yang baik, berbagai potensi konflik atau gangguan keamanan bisa dicegah lebih awal. Kegiatan pengajian sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com