Kapolri mengajak Kokam bersinergi menjaga stabilitas nasional demi mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah dan kemajuan bangsa.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak jajaran Kokam bersinergi mengawal program prioritas pemerintah. Ajakan ini disampaikan dalam Retret Nasional Kokam di Satlat Brimob Cikeas, Bogor. Sigit menegaskan peran Kokam dalam menjaga stabilitas kamtibmas sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Temukan informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.
Peran Penting Kokam Dalam Agenda Nasional
Jenderal Sigit mengungkapkan harapannya agar Kokam dapat terus bersama Polri mengamankan agenda-agenda nasional. Agenda-agenda ini sangat penting untuk berjalan dengan baik karena memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini dianggap vital untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit memaparkan visi besar Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, yang ditopang oleh misi Asta Cita. Ia menegaskan bahwa kunci utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah stabilitas keamanan yang terjaga. Tanpa kamtibmas yang kondusif, upaya pembangunan ekonomi akan sulit terealisasi.
Kapolri menambahkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan global yang kompleks, mulai dari konfrontasi geoekonomi hingga perubahan cuaca ekstrem. Oleh karena itu, sinergi antara Polri dan elemen bangsa seperti Kokam menjadi krusial agar Indonesia tetap mandiri dan tidak terjerumus dalam kemunduran. Kebersamaan adalah kunci menghadapi tantangan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Apresiasi Dan Ikatan Persahabatan Sejati
Jenderal Sigit memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kokam yang selalu setia membersamai Polri, terutama saat menghadapi situasi sulit dan kerusuhan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Ia menyebut Kokam sebagai sahabat sejati yang siap berdiri berdampingan di lapangan, menunjukkan solidaritas yang kuat.
Kapolri menyatakan bahwa ini bukan kali pertama Polri dan Kokam bekerja sama, melainkan sudah berkali-kali. Ia menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan Kokam yang telah membersamai Polri dalam situasi sulit. Pengalaman ini memperkuat ikatan dan menunjukkan siapa sahabat sejati.
Menutup arahannya, Kapolri berpesan agar Kokam terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Semangat ini telah dicontohkan oleh para pendahulu Muhammadiyah dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak masa kemerdekaan. Semangat kebangsaan ini harus terus dilestarikan.
Baca Juga: Tragedi Udara Papua, IPI Kecam Keras Penembakan Smart Air
Visi Indonesia Emas 2045 Dan Fondasi Stabilitas
Visi Presiden Prabowo Subianto menjadikan Indonesia kuat, terhormat, dan sejahtera pada 2045 membutuhkan fondasi kokoh. Jenderal Sigit menegaskan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Tanpa stabilitas, cita-cita besar tersebut sulit terwujud.
Kapolri menekankan bahwa peran serta seluruh komponen bangsa, termasuk Kokam, sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas tersebut. Sinergi ini tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kokam diharapkan menjadi garda terdepan.
Retret Nasional Kokam yang bertema ‘KOKAM Berdaya, Indonesia Jaya’ ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Acara ini dijadwalkan berlangsung hingga 15 Februari 2026, menunjukkan komitmen Kokam dalam memperkuat kapasitas dan peranannya dalam pembangunan bangsa.
Kehadiran Tokoh Penting Dan Makna Acara
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polri yang mendampingi Kapolri. Di antaranya adalah Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Dankor Brimob Polri Komjen Ramdhani Hidayat, dan Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir. Kehadiran para pejabat ini menegaskan pentingnya acara tersebut.
Jenderal Sigit juga didampingi oleh Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Izzul Muslimin. Selain itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, juga tampak mendampingi, menunjukkan dukungan penuh dari pimpinan Muhammadiyah terhadap acara tersebut.
Kehadiran para tokoh penting ini menandakan kolaborasi erat antara Polri dan Muhammadiyah dalam menjaga stabilitas dan mendukung program pemerintah. Acara retret ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama demi kemajuan dan keamanan Indonesia.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari berita.rri.co.id
- Gambar Kedua dari rm.id