Hasto Kristiyanto mengungkap agenda strategis Rakernas PDIP di Ancol, termasuk peran PDIP sebagai partai penyeimbang politik nasional.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mulai membuka arah politik partai menjelang Rakernas PDIP yang digelar di Ancol. Dalam pernyataannya, Hasto menyinggung peran PDIP sebagai partai penyeimbang, sebuah sinyal penting yang menarik perhatian publik dan pengamat politik.
Apa makna di balik pernyataan tersebut dan agenda strategis apa saja yang akan dibahas? Temukan informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.
PDIP Siap Gelar Rakernas Dan HUT ke-53 Di Ancol
DI Perjuangan akan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10–12 Januari 2026. Kegiatan besar partai ini dijadwalkan berlangsung di Beach City International Stadium, kawasan Ancol, Jakarta.
Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi PDIP untuk melakukan konsolidasi sekaligus menyampaikan arah politik partai di tengah dinamika nasional yang terus berkembang. Rakernas ini akan dihadiri jajaran pengurus pusat, pengurus daerah tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, serta kader partai yang duduk di lembaga legislatif dan eksekutif.
Kehadiran para kepala daerah dan anggota DPR dari Fraksi PDIP menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang strategis untuk menyatukan langkah politik partai ke depan.
PDIP Tegaskan Peran Sebagai Partai Penyeimbang
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa partainya akan mengambil posisi sebagai partai penyeimbang di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Hasto, peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui sikap politik di parlemen, tetapi juga lewat kerja nyata di tengah masyarakat.
PDIP, kata Hasto, ingin memastikan keberpihakan terhadap rakyat tetap menjadi fondasi utama perjuangan partai. Nilai kemanusiaan, keadilan sosial, serta respons terhadap berbagai bencana dan persoalan nasional menjadi fokus perhatian.
Dengan pendekatan tersebut, PDIP berupaya menjaga keseimbangan demokrasi sekaligus memastikan suara rakyat tetap terdengar dalam proses pengambilan kebijakan.
Baca Juga: Heboh! Pramugari Gadungan Bikin Geger Bandara Seragam Dibeli Online
Makna Tema Rakernas: Satyam Eva Jayate
Dalam Rakernas kali ini, PDIP mengusung tema Satyam Eva Jayate dengan subtema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya. Tema ini dimaknai sebagai komitmen moral partai dalam memperjuangkan kebenaran yang berlandaskan ideologi Pancasila.
Hasto menjelaskan bahwa Satyam Eva Jayate bukan sekadar slogan, melainkan pesan etik yang relevan dengan tantangan zaman, termasuk di era digital. Bagi generasi muda, tema tersebut mendorong keberanian untuk berpikir kritis, menyuarakan pendapat, serta tidak takut menempuh jalan yang berbeda selama berpijak pada kebenaran dan keadilan.
PDIP, lanjut Hasto, memilih sikap “anti-mainstream” sebagai bentuk konsistensi terhadap nilai-nilai perjuangan, bukan sekadar mengikuti arus pragmatisme politik.
Rakernas Bahas Sikap Politik Dan Tantangan Bangsa
Rakernas PDIP 2026 juga akan menjadi forum lanjutan dari hasil Kongres ke-VI PDIP yang digelar pada Agustus 2025. Dalam pertemuan ini, partai akan merumuskan sikap politik resmi terhadap berbagai isu strategis, baik nasional maupun global.
Pembahasan meliputi tantangan geopolitik, krisis lingkungan, pemberantasan korupsi, kondisi ekonomi, hingga penegakan hukum. Selain itu, agenda internal partai dan tanggung jawab sosial PDIP terhadap rakyat juga menjadi perhatian utama.
Melalui Rakernas ini, PDIP ingin menegaskan kesetiaan pada jalan kerakyatan serta menjaga konsistensi ideologis di tengah godaan politik praktis. Dengan rangkaian agenda tersebut, Rakernas dan HUT ke-53 PDIP diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi partai sebagai kekuatan politik yang kritis, berimbang, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari tempo.co