Wali Kota Medan Rico Waas resmi mencopot Benny Sinomba, paman Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Keputusan ini menjadi bagian dari perombakan besar di lingkungan Pemko Medan untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Benny kemudian digeser ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Selain itu, beberapa pejabat baru juga dilantik dengan target evaluasi ketat dalam enam bulan.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Perombakan Jabatan di Pemko Medan
Wali Kota Medan Rico Waas melakukan perombakan besar dalam struktur pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pencopotan Benny Sinomba dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Medan.
Benny yang juga diketahui merupakan paman dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, kini digeser menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Pergeseran ini dilakukan bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat baru di lingkungan Pemko Medan.
Selain Benny, Wali Kota Medan juga melantik beberapa pejabat lainnya untuk mengisi posisi strategis, sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas pelayanan publik serta mempercepat realisasi program prioritas pemerintah kota.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Tiga Jabatan Strategis Resmi Berganti
Dalam pelantikan tersebut, Rico Waas juga menunjuk Khairul Azmi sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK). Sementara itu, posisi Kepala Dinas Perhubungan kini dijabat oleh Irsan Idris Nasution. Kedua pejabat tersebut diharapkan segera beradaptasi dan mampu menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta layanan transportasi di Kota Medan.
Pergantian ini disebut sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kota Medan. Pemerintah kota ingin memastikan setiap sektor memiliki pemimpin yang mampu bekerja cepat dan inovatif.
Rico Waas menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik harus segera menunjukkan kinerja nyata. Ia menekankan pentingnya perubahan yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Baca Juga: Awas Kaget! Harga 3 BBM Pertamina Resmi Naik 18 April 2026, Ini Rinciannya
Tenggat Enam Bulan Untuk Evaluasi Kinerja
Wali Kota Medan memberikan batas waktu enam bulan kepada para pejabat baru untuk membuktikan kinerja mereka. Evaluasi akan dilakukan secara ketat berdasarkan capaian dan progres kerja di masing-masing instansi.
“Jika dalam enam bulan tidak ada perubahan, kami pastikan akan dilakukan evaluasi,” tegas Rico Waas dalam keterangannya pada Kamis, 17 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa setiap pejabat harus mampu menunjukkan kinerja nyata, bekerja secara profesional, dan memastikan seluruh program.
Ia juga meminta agar seluruh kepala dinas bekerja secara profesional, transparan, dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Setiap kebijakan yang diambil harus berorientasi pada kepentingan masyarakat Kota Medan.
Rekam Jejak Benny Sinomba di Pemerintahan
Sebelum menjabat Kadisdikbud, Benny Sinomba pernah dipercaya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Medan pada masa kepemimpinan Bobby Nasution sebagai Wali Kota.
Penunjukan tersebut dikonfirmasi oleh Dinas Kominfo Kota Medan, yang menyebut Benny mulai menjabat Plh Sekda pada 24 April 2024, setelah pejabat sebelumnya dilantik sebagai Pj Bupati Deli Serdang.
Sebelum masuk ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Benny juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan, menunjukkan rekam jejak panjang dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari sumut.disway.id