Bagikan

Waka MPR Lestari Moerdijat menyoroti modus TPPO yang kian kompleks dan berkembang menjadi perbudakan modern, tak lagi hanya menyasar perempuan dan anak.

Waka MPR Desak Revisi UU TPPO, Ada Apa dengan Kasus Perbudakan Modern?

Lestari menilai perubahan pola kejahatan membutuhkan respons hukum yang lebih kuat. Karena itu, ia mendorong revisi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO agar sistem perlindungan masyarakat mampu mengikuti perkembangan kejahatan di era digital. Simak ulasan lengkapnya dari KEPPO INDONESIA.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVE
NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Modus TPPO Kini Makin Sulit Dideteksi

Lestari mengatakan pelaku TPPO terus mencari cara baru untuk menjaring korban. Media sosial menjadi salah satu sarana yang sering digunakan untuk menawarkan pekerjaan atau peluang tertentu sebelum pelaku menjerat korban dalam praktik eksploitasi.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih waspada. Ancaman TPPO juga tidak hanya mengincar kelompok yang memiliki keterbatasan ekonomi atau akses informasi.

“Praktik TPPO telah berkembang melampaui perdagangan perempuan dan anak ke bentuk-bentuk perbudakan modern. Fenomena ini harus dijawab dengan langkah nyata yang segera,” ujar Lestari, Jumat (7/8/2026).

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Korban Bukan Hanya dari Kelompok Rentan

Perubahan pola perekrutan membuat anggapan bahwa korban TPPO hanya berasal dari kelompok tertentu perlu mendapat perhatian. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Imigrasi, sejumlah korban justru berasal dari kalangan terdidik.

Lestari atau yang akrab disapa Rerie menyebut banyak korban yang mendapat perekrutan melalui media sosial memiliki latar belakang pendidikan tinggi. Sebagian di antaranya merupakan lulusan S-1 dan S-2, terutama dari bidang teknologi informasi.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak otomatis membuat seseorang terbebas dari ancaman perdagangan orang. Pelaku dapat memanfaatkan kebutuhan pekerjaan, tawaran penghasilan tinggi, hingga komunikasi melalui platform digital untuk mendekati calon korban.

Baca Juga: KPK Panggil Rudy Tanoe Terkait Bansos Beras, Kenapa Pemeriksaannya Diundur?

Ratusan Kasus TPPO Terungkap Sepanjang 2025

Data sejumlah lembaga memperlihatkan bahwa persoalan TPPO masih serius. Jaringan Nasional (Jarnas) Anti TPPO menangani sekitar 300 kasus perdagangan orang sepanjang 2025. Kasus tersebut berasal dari berbagai daerah dengan korban dari beragam kelompok usia.

Korban anak juga masuk dalam catatan penanganan kasus tersebut. Jarnas Anti TPPO menemukan korban dengan usia antara 13 hingga 17 tahun.

Polri juga mencatat pengungkapan 353 kasus TPPO sepanjang 2025 dengan total 1.114 korban. Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan kepada 1.175 korban TPPO dalam periode 2024 hingga Mei 2026.

Revisi UU TPPO Diminta Perkuat Perlindungan

Rerie menilai revisi UU TPPO harus menyentuh persoalan yang selama ini menghambat penanganan korban. Salah satu usulan penting ialah pembentukan satu data nasional TPPO dengan standar identifikasi yang jelas.

Saat ini, sejumlah lembaga seperti Polri, Imigrasi, Kementerian PPPA, dan BP2MI memiliki data masing-masing. Perbedaan sistem tersebut dapat menyulitkan proses identifikasi dan penanganan korban ketika aparat membutuhkan informasi secara cepat.

Selain satu data nasional, revisi regulasi juga perlu mengatur standar operasional prosedur untuk identifikasi korban di berbagai sektor. Pemerintah juga perlu memperkuat pelacakan aset hasil kejahatan TPPO serta memberikan perlindungan yang lebih baik kepada korban selama menjalani proses hukum.

Platform Digital Ikut Jadi Sorotan

Rerie juga mendorong penguatan perlindungan bagi korban yang berada di luar negeri serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia aparat yang menangani perkara TPPO.

Ia menilai revisi UU TPPO perlu memperluas definisi perdagangan orang agar dapat mencakup berbagai bentuk eksploitasi modern. Sanksi bagi sindikat juga perlu diperberat supaya memberikan efek jera.

Selain itu, tanggung jawab platform digital perlu mendapat perhatian. Rerie mendorong adanya aturan yang lebih tegas agar platform dapat menutup akun yang digunakan perekrut TPPO.

Menurutnya, Indonesia perlu segera mengevaluasi UU Nomor 21 Tahun 2007 agar regulasi tersebut mampu menghadapi pola kejahatan perdagangan orang yang terus berubah. Revisi aturan menjadi salah satu langkah penting untuk membangun sistem perlindungan korban yang lebih menyeluruh.

Efek Suara Mitologis Memperkuat Atmosfer Dramatis dalam Gates of OlympusCatatan MBG Membantu Mengevaluasi Strategi dan Variasi Hasil Gates of OlympusBonus Kilat Berantai Membentuk Perubahan Tempo dalam Gates of OlympusFreespin Starlight Princess Mengubah Ritme Permainan melalui Aktivasi Fitur KhususEfek Cahaya Kosmik Memperkuat Identitas Visual dan Fitur Bonus Starlight PrincessGame PG Soft Memperkenalkan Ragam Tema dan Mekanisme melalui Eksplorasi Awal PemainWild Perak Mahjong Ways Berperan dalam Pembentukan Kombinasi Simbol PermainanMahjong Wins Menjadi Pilihan Hiburan Digital untuk Mengisi Waktu SenggangRutinitas Sebelum Bermain Membentuk Cara Pengguna Memulai Sesi Game PG SoftDistribusi Simbol Mahjong Ways 2 Dapat Diamati melalui Frekuensi dan Urutan KemunculanRiset MBG Membandingkan Konsistensi Pola Sweet Bonanza pada Berbagai SesiRiset MBG Menganalisis Pola Freespin Fire Strike melalui Data Beberapa PutaranAnalisis Magma Mengamati Distribusi Simbol dan Variasi Pola dalam Sugar RushFluctometer dan Quantumeter RC1 Mengatur Dinamika Reaksi Simbol pada ReactoonzTiga Dewa Utama Membentuk Karakter dan Mekanisme Permainan Rise of OlympusTeknologi Mahjong Ways 2 Menghubungkan Respons Sistem dengan Alur PermainanKemudahan Akses Digital Dapat Meningkatkan Risiko Kebiasaan Judi Online BerulangPersiapan Sebelum Bermain Menunjukkan Perbedaan Kebiasaan Pengguna Game PG SoftMenggali Mekanisme Suara dalam Gates of Olympus untuk Pengalaman Lebih MendalamPeran Teknologi dalam Menganalisis Efektivitas Permainan Gates of OlympusKombinasi Fitur Girl Power Membentuk Variasi Interaksi Simbol pada Moon PrincessPerangkat Mobile Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi dengan Game OnlinePerubahan Kebiasaan Bermain Menunjukkan Pergeseran Pola Interaksi Pengguna DigitalRencana Fleksibel Membantu Menjaga Pekerjaan Tetap Terstruktur saat Kondisi BerubahEkspektasi Realistis Membantu Mengevaluasi Perkembangan secara Lebih ObjektifScatter Beruntun Mahjong Ways Dapat Dianalisis melalui Perubahan Pola SimbolPengelolaan Sesi Mahjong Ways Membantu Menjaga Ritme Bermain Tetap TerkontrolPerubahan RTP Live Harian Perlu Dibaca sebagai Variasi Data, Bukan Prediksi HasilPutaran Otomatis Mahjong Ways 2 Dapat Diatur melalui Ritme dan Batas SesiWild Dinamis Mahjong Ways Berperan dalam Mekanisme Bonus dan Kombinasi SimbolKajian Bonanza Gold Membahas Asian Games 2026 melalui Beragam Perspektif DigitalMitos Populer Perlu Dibandingkan dengan Fakta melalui Penilaian yang KritisGangguan Aktivitas Harian Dapat Menjadi Tanda Kebiasaan Judi Online Mulai BermasalahKebiasaan Judi Online Berulang Dapat Memengaruhi Hubungan dan Lingkungan KeluargaJudi Online Dapat Memengaruhi Pola Pikir dan Pengelolaan Keuangan PribadiGirl Power MP1 Mengatur Interaksi Fitur Utama dalam Moon PrincessGrafis Mahjong Ways Berkembang mengikuti Standar Visual Permainan Digital ModernAntarmuka Mahjong Ways Berkembang Seiring Perubahan Pola Interaksi PenggunaPerilaku Pengguna dalam Mengoptimalkan Kombinasi Simbol di Mahjong WaysMahjong Ways Menonjol melalui Karakter Mekanisme dalam Hiburan Digital ModernMahjong Ways 2 Menggabungkan Respons Sistem, Animasi, dan Alur PermainanAnalisis Probabilitas dalam Distribusi Simbol Permainan Mahjong Ways 2Observasi Beberapa Sesi Membantu Membandingkan Ritme Permainan Mahjong Ways 2Game Mahjong PG Soft Berkembang melalui Diversifikasi Tema dan Konsep PermainanTanda Perubahan Pola Tingkah Laku dalam Judi Online Melalui Desain VisualStrategi Adaptif Membantu Menyesuaikan Keputusan saat Ritme Permainan BerubahFokus Pemain Mahjong Ways Dipengaruhi Pengelolaan Konsentrasi selama SesiBaccarat Digital Menunjukkan Variasi Hasil melalui Mekanisme Permainan yang KompleksData Harian Membantu Mengamati Variasi Kombinasi dalam Permainan DigitalVariansi Reactoonz Membentuk Perubahan Ritme dan Dinamika PermainanScatter dan Wild Dapat Dianalisis melalui Simulasi Probabilitas PermainanAktivitas Pemain Mahjong Ways Dapat Diamati melalui Respons Sistem DigitalEvolution Gaming Mengembangkan Infrastruktur Real Time untuk Mendukung Permainan DigitalRTP Membantu Memahami Karakter Matematis Permainan, Bukan Menentukan Arah HasilMahjong Ways 2 Dapat Dianalisis melalui Pola Permainan dan Informasi RTP LiveMahjong Ways Mengalami Perubahan Ritme antara Fase Awal dan Pertengahan SesiPola Fraktal Dapat Digunakan untuk Mengamati Keteraturan dalam Variasi Data PermainanHubungan Antara RTP dan Interaksi Pemain dalam Mahjong WaysDesain Visual Mahjong Ways Menonjolkan Detail Simbol sebagai Identitas PermainanMekanisme Mahjong Ways sebagai Representasi Tradisi dan Budaya TionghoaAdaptasi Resolusi Dinamis Menjaga Performa Grafis pada Beragam SmartphoneMahjong Wins 3 Memanfaatkan Efek Visual dalam Media InteraktifStrategi Cross-Platform Menyatukan Pengalaman Permainan pada Berbagai PerangkatSweet Bonanza 1000 Memanfaatkan Audio Adaptif dalam Media InteraktifSweet Bonanza Memanfaatkan Cloud Synchronization untuk Konsistensi AntarperangkatTeknologi Imersif Memperkaya Permainan Digital melalui Interaksi Lebih NaturalTinjauan Infrastruktur Cloud Menilai Dukungan terhadap Permainan MultiplatformTransisi Starlight Princess Memperhalus Perpindahan Elemen pada Antarmuka MobileVisualisasi Mahjong Wins 2 Memperjelas Informasi melalui Elemen InteraktifWild Bandito Memanfaatkan Kompresi Aset untuk Mempercepat PemuatanAkselerasi Mahjong Wins 2 Meningkatkan Efisiensi Rendering pada SmartphoneAksesibilitas Starlight Princess Menyesuaikan Kontrol untuk Beragam PenggunaAnalisa Cloud Gaming Menilai Efisiensi Pemrosesan pada Infrastruktur ModernBarometer Media Digital Mengukur Transformasi Pengalaman Interaktif PenggunaCloud Synchronization Menghubungkan Progres Permainan pada Ekosistem MultiperangkatEksklusif Gaming Interaktif Mengulas Perkembangan Media Digital MultiplatformEkspansi Kasino Online Menghubungkan Platform dengan Berbagai Perangkat DigitalEvaluasi Touch Response Mengukur Kecepatan Umpan Balik Antarmuka SmartphoneGame Digital Memanfaatkan Augmented Reality untuk Pengalaman Lebih ImersifGame Online Memanfaatkan Serverless Computing untuk Layanan Lebih FleksibelSinkronisasi Mahjong Wins 3 Menjaga Keselarasan Data Antarperangkat PenggunaStarlight Princess 1000 Memanfaatkan Animasi Responsif dalam Media InteraktifStrategi Cloud Gaming Mengurangi Ketergantungan Pemrosesan pada Perangkat LokalSweet Bonanza 1000 Memanfaatkan Audio Visual dalam Interaksi DigitalTouch Optimization Meningkatkan Akurasi Kontrol pada Antarmuka Game MobileVirtualisasi Layanan Memisahkan Komponen Sistem untuk Pengembangan Lebih FleksibelVisualisasi Mahjong Ways 2 Memperjelas Informasi melalui Elemen Grafis DinamisWebGL Rendering Menghadirkan Grafis Interaktif Langsung melalui Browser MobileWebSocket Interaktif Menjaga Pertukaran Data Dua Arah secara BerkelanjutanWild Bandito Mengintegrasikan Audio Adaptif dengan Interaksi Pengguna MobileAdaptasi Antarmuka Kontekstual Menyesuaikan Kontrol dengan Orientasi PerangkatAnalisis Performa Mobile Menilai Efisiensi Grafis pada Perangkat ModernBarometer Digitalisasi Game Mengukur Perkembangan Teknologi dalam Media InteraktifCaching Wild Bandito Menyimpan Elemen Digital untuk Akses Lebih CepatDesain Starlight Princess Menyatukan Animasi dengan Navigasi InteraktifDigitalisasi Mahjong Wins 3 Memperluas Pengalaman Permainan melalui MultiplatformEksklusif Mobile Gaming Mengulas Transformasi Kontrol pada Perangkat SentuhEkspansi Kasino Online Memperluas Kompatibilitas pada Berbagai Platform MobileEvaluasi Adaptive Streaming Mengukur Stabilitas Media pada Koneksi BerubahGame Digital Mengembangkan Mekanisme Interaksi melalui Sensor Perangkat Mobile