Buruan Bareskrim Polri berinisial FP akhirnya berakhir setelah tim penyidik bekerja sama dengan otoritas Thailand. Pria tersebut diduga mengendalikan tiga situs judi online yang beroperasi secara internasional.
FP sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Setelah berpindah dari Singapura ke Thailand, keberadaannya berhasil dilacak hingga petugas menangkapnya pada 22 September 2026. Simak ulasan lengkapnya dari KEPPO INDONESIA.
FP Tiba di Jakarta dengan Pengawalan Ketat
FP tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat, 25 September 2026. Sejumlah penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri langsung mengawal tersangka setelah ia sampai di Indonesia.
Dalam dokumentasi yang beredar, FP tampak mengenakan pakaian bernuansa gelap. Kedua tangannya terlihat terborgol selama proses pengawalan. Ia juga memakai masker sehingga wajahnya tidak terlihat secara jelas.
Petugas membawa FP melewati area bandara dengan pengamanan ketat. Tersangka terlihat berjalan sambil menundukkan kepala ketika sejumlah anggota kepolisian mengiringinya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penangkapan Melibatkan Bareskrim dan Interpol
Proses pemulangan FP melibatkan Dittipidsiber Bareskrim Polri, Set NCB Interpol Indonesia, serta pihak Imigrasi. Kerja sama lintas lembaga tersebut membantu penyidik menindaklanjuti keberadaan tersangka di luar negeri.
Wadirtipidsiber Bareskrim Polri Kombes Setyo Koes Heriyanto menjelaskan bahwa tim bekerja sama dengan pihak Thailand untuk menangkap FP. Setelah berhasil diamankan, petugas kemudian membawa tersangka kembali ke Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan perkara yang sebelumnya sudah menyeret sejumlah tersangka lain. Penyidik kini dapat melanjutkan pemeriksaan terhadap FP setelah ia berada di Indonesia.
Baca Juga:Â Di Tengah Masalah Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Ungkap Keinginan Berhenti Jadi Artis
Lima Tersangka Lebih Dulu Diamankan
Sebelum menangkap FP, Bareskrim Polri telah mengamankan lima tersangka lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. Mereka memiliki inisial APU, MAY, R, GG, dan TS.
Penangkapan para tersangka tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyidikan terhadap jaringan judi online yang diduga memiliki aktivitas lintas negara. Penyidik kemudian terus mengejar FP yang saat itu berada di luar Indonesia.
Keberadaan FP menjadi perhatian karena penyidik menduga ia memiliki peran dalam mengendalikan tiga situs judi online internasional. Pemeriksaan terhadapnya diharapkan dapat memberikan informasi tambahan mengenai perkara tersebut.
FP Masuk DPO Sejak Akhir Juli
Nama FP resmi masuk dalam daftar pencarian orang pada 29 Juli 2026. Setelah itu, penyidik melakukan berbagai langkah untuk mengetahui lokasi tersangka yang diduga sudah meninggalkan Indonesia.
Pada 10 September 2026, Bareskrim berkoordinasi dengan Atase Kepolisian RI di Singapura. Saat proses pelacakan berlangsung, penyidik memperoleh informasi bahwa FP sudah tidak berada di negara tersebut.
Setyo mengatakan informasi yang diterima tim menunjukkan FP telah berpindah ke Thailand. Penyidik kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan koordinasi bersama otoritas setempat.
Ditangkap di Thailand Setelah Dilacak
Jejak FP akhirnya mengarah ke Thailand. Tim gabungan bersama pihak berwenang di negara tersebut berhasil menangkapnya pada Selasa, 22 September 2026 sekitar pukul 17.30 waktu Thailand.
Setelah penangkapan berlangsung, proses membawa FP ke Indonesia segera dilakukan. Kepolisian menyebut kerja sama dengan pihak Thailand menjadi bagian penting dalam keberhasilan menangkap tersangka yang sebelumnya melarikan diri ke luar negeri.
Kini FP berada di Jakarta dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik akan mendalami keterangannya untuk mengungkap peran serta keterkaitannya dengan perkara tiga situs judi online yang tengah ditangani Bareskrim Polri.