Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Langkah ini bertujuan mengurangi subsidi listrik, mempercepat transisi energi bersih, dan memperluas akses listrik hingga ke desa terpencil. Pemerintah menugaskan BPI Danantara dan membentuk satgas khusus untuk memastikan proses konversi berjalan cepat dan efektif.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Prabowo Dorong Listrik Surya Cepat
Presiden Prabowo Subianto menekankan percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tengah tingginya harga minyak global. Langkah ini diambil untuk mendorong efisiensi energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, Presiden meminta agar setiap PLTD segera dihitung dan dikonversikan menjadi PLTS. Hal ini dilakukan agar negara dapat menekan biaya listrik sekaligus mendukung energi ramah lingkungan.
“Pak Presiden mengarahkan agar konversi PLTD ke PLTS segera direalisasikan. Kita harus menghitung semua aspek teknis dan ekonominya,” ujar Airlangga usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta. Menurutnya, percepatan ini menjadi prioritas utama pemerintah.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
BPI Tangani Masalah PLTD
Untuk mempercepat proses konversi, pemerintah menunjuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menangani persoalan teknis terkait PLTD. BPI Danantara diberi mandat untuk menyelesaikan hambatan administrasi maupun teknis agar transisi ke PLTS berjalan lancar.
Dalam pelaksanaannya, kementerian terkait juga dilibatkan untuk memastikan setiap pembangkit diesel yang ada dapat segera diganti. Hal ini termasuk pemetaan lokasi, kapasitas pembangkit, dan potensi energi surya di wilayah tersebut.
“Danantara diberi tugas menyelesaikan semua masalah yang berkaitan dengan PLTD, mulai dari teknis hingga administrasi,” jelas Airlangga. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat target transisi energi nasional.
Baca Juga: Breaking News! Bos Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia Hari Ini
Transisi Energi Bersih Jadi Prioritas Nasional
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menambahkan bahwa penggunaan PLTD masih cukup besar di beberapa wilayah. Pemerintah mendorong penggantian PLTD dengan PLTS untuk mengurangi biaya dan dampak lingkungan.
Presiden Prabowo juga meminta agar Indonesia secara bertahap mengurangi ketergantungan pada diesel. PLTS menjadi solusi strategis untuk mendukung energi terbarukan sekaligus meminimalkan polusi. Menurut Brian, setiap pembangkit yang dapat diganti dengan PLTS akan sangat baik bagi perekonomian dan lingkungan.
Selain itu, pemerintah menargetkan PLTS tidak hanya untuk kota besar, tetapi juga sekolah dan desa terpencil. Upaya ini memastikan masyarakat di berbagai daerah memperoleh akses listrik yang bersih dan berkelanjutan.
Satgas Energi Bersih Resmi Dibentuk
Dalam rapat terbatas, Presiden menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Percepatan Transisi Energi. Satgas ini bertugas memastikan implementasi energi bersih dan terbarukan dapat berjalan cepat dan efektif.
Bahlil menekankan bahwa konversi PLTD ke PLTS sejalan dengan upaya pengurangan subsidi listrik dan dorongan pemakaian kendaraan listrik. Pemerintah menargetkan pemanfaatan PLTS hingga 100 gigawatt, termasuk untuk daerah terpencil, sekolah, dan desa-desa.
“Kami fokus pada transisi energi yang cepat sekaligus mengurangi subsidi. Dengan mengganti PLTD ke PLTS, kita mendorong efisiensi dan memperluas akses energi bersih,” ujar Bahlil. Strategi ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperkuat ketersediaan energi nasional dan mendukung pemulihan ekonomi melalui energi terbarukan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari antaranews.com
- Gambar Kedua dari nasional.kompas.com