Bagikan

Di Mojokerto saat ini tengah berlangsung persidangan terhadap DS (33), seorang perempuan asal Bandar Lampung.

Pelaku Kekerasan Seksual Mojokerto Resmi Diadili, Begini Cerita Korban

DS didakwa atas dugaan pemerkosaan terhadap perempuan berinisial MZ (35), seorang janda dengan dua anak, yang terjadi setelah keduanya saling mengenal lewat media sosial.

Persidangan digelar di Pengadilan Negeri Mojokerto (PN Mojokerto), dan karena menyangkut kejahatan terhadap kesusilaan, sidang dilakukan secara tertutup. Temukan informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Awal Mula Kenalan

Menurut kronologi yang dipaparkan dalam persidangan dan keterangan korban, perkenalan antara DS dan MZ berawal dari pesan langsung (DM) di aplikasi TikTok sekitar April 2025. Setelah beberapa waktu berkomunikasi, keduanya bertukar nomor WhatsApp.

Hubungan virtual ini kemudian berkembang DS mulai menganggap MZ sebagai “pasangan” dan meminta korban memanggilnya dengan sebutan “suami”.

Tidak lama kemudian, DS datang ke Mojokerto untuk menemui MZ, dengan niat hendak menikahi korban. Namun ketika MZ menolak karena menganggap dirinya sebagai perempuan normal dan tidak siap untuk komitmen konflik muncul.

MZ sempat memblokir nomor DS, tetapi DS tak menyerah ia bahkan menghubungi teman korban berinisial FU, lalu mengancam akan menyebarkan video asusila korban jika permintaannya tidak dipenuhi. Ancaman dan tekanan emosional ini memaksa MZ akhirnya mengabulkan permintaan pertemuan.

Kekerasan, Pemaksaan dan Tuduhan Pemerkosaan

Pertemuan antara korban dan pelaku berlangsung di kamar kos milik DS di Perumahan Griya Asri, Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Mozokerto, pada 10 Juli 2025. DS memposisikan dirinya sebagai “pasangan spesial”.

Di kamar itu, terjadi tindakan kekerasan: DS mengunci pintu, mengambil pisau cutter, lalu menodongkan ke korban agar membuka pakaian. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, korban melepas pakaian, lalu DS melakukan tindakan seksual paksa membuka paksa pakaian korban, menciumi, mencabuli, bahkan menggigit bagian intim korban.

Korban sempat meronta ketakutan dan berteriak. Teriakan itu sempat terdengar oleh teman korban yang berada di luar kamar. Berkat dorongan teman tersebut, korban akhirnya berhasil melarikan diri dan melapor ke polisi.

Menurut pihak penyidik, tindakan DS ini memenuhi unsur kekerasan seksual dan pemaksaan terhadap korban. Berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan, dan DS dijerat dengan pasal pemerkosaan yakni Pasal 289 KUHP dan/atau Pasal 6 UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Jika terbukti, DS bisa menghadapi hukuman berat.

Baca Juga: Sosok Mantan Selingkuhan Bos Google yang Mengaku Korban Pemerkosaan

Proses Persidangan Pelaku

Proses Persidangan Pelaku

Begitu laporan diterima, aparat kepolisian di Mojokerto segera bergerak. DS, perempuan asal Bandar Lampung berusia 33 tahun, ditangkap pada hari Sabtu, 12 Juli 2025, di kamar kosnya setelah polisi mengantongi bukti cukup termasuk bukti pakaian korban dan pisau cutter yang digunakan sebagai alat ancaman. Tersangka lalu ditahan di Rutan Polres Mojokerto.

Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mojokerto (Kejari) dan statusnya naik tahap I. Berkas sudah disidik dan saat ini berada dalam proses peninjauan sebelum menuju tahap berikutnya.

Terdakwa dijerat dengan Pasal 289 KUHP dan/atau Pasal 6 Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Jika terbukti, DS terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun.

Persidangan dilakukan di ruang tertutup di Pengadilan Negeri Mojokerto karena kasus ini menyangkut kesusilaan. Korban bersama saksi-saksi, termasuk PH dan FU, telah dipanggil dan diperiksa sebagai bagian dari proses hukum. MZ berharap agar hukum dijalankan adil dan DS mendapatkan hukuman setimpal untuk mencegah terulangnya kasus serupa.

Trauma dan Luka Korban

Bagi MZ, kejadian itu bukan hanya kekerasan fisik tetapi luka psikologis yang dalam. Ia mengaku bahwa sejak perkenalan hingga kejadian di kamar kos, semuanya terasa seperti permainan berbahaya.

Komunikasi yang semula terlihat manis berubah menjadi ancaman dan tekanan. Rasa takut, rasa bersalah, malu, dan trauma mendalam kini menghantuinya. Ia harus berhadapan dengan stigma dan rasa aman yang hilang, apalagi ia seorang janda dengan anak yang membuat keputusannya melapor tidak mudah.

Kasus ini juga menegaskan bahwa bahaya kekerasan seksual bisa terjadi pada siapa saja, tanpa melihat identitas gender atau orientasi seksual. Pelaku adalah perempuan penyuka sesama jenis, dan korban adalah perempuan heteroseksual namun kekerasan tetap bisa terjadi.

Realitas ini menggarisbawahi pentingnya perlindungan bagi semua korban serta kesadaran bahwa kekerasan seksual bukan sekadar urusan laki-laki terhadap perempuan, melainkan masalah kemanusiaan yang bisa menimpa siapa saja.

Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari tempo.co
Bagaimana Algoritma Media Sosial Membentuk Popularitas Game Klasik di Ruang DigitalStrategi Mahjong Ways 2 untuk Memahami Program Bonus Mingguan bagi Pemain AktifMahjong Wins 3 dan Pola Bonus Harian yang Menarik Perhatian Pemain AktifPergeseran Budaya Hiburan Digital dan Alasan Minat pada Live Dealer Terus MeningkatCara Menghitung Margin Keuntungan secara Matematika untuk Menganalisis PeluangGaya Bermain Santai di Mahjong Ways Plus dan Kaitannya dengan Konsistensi PermainanMenelaah Lonjakan Return Investasi dari Perspektif Analisis AlgoritmikDampak Konvergensi Faktor Pengganda terhadap Tekanan Sistem di Sektor Publik dan IndustriEvaluasi Konsistensi Hasil Pemula saat Menggunakan Mode Otomatis dalam Proses BelajarPeran Waktu dan Momentum dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerukurIntegrasi Holistik AI dan Kode Visual Membuka Taktik Data Digital yang Lebih Cerdas dan AdaptifPanduan Terkini Membaca Data RTP di Siang Hari untuk Menata Langkah Awal dengan Lebih AkuratOtoritas Lisensi Menyoroti Perbedaan Mencolok antara Klaim dan Realitas RTP Olympus yang Banyak DibicarakanKisah Pemain Lama Dragon Hatch Menunjukkan Cara Menghindari Kerugian Lewat Strategi yang Lebih Tenang dan TerukurTiga Teknik Sederhana di Mahjong Kian Menarik Dicermati karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih JernihStudi Efektivitas RTP Membuka Pemahaman Baru tentang Cara Mengukur Return Permainan Secara Lebih AkuratAnalisis Mendalam Menemukan Pola Acak yang Kerap Dikaitkan dengan Lonjakan Hasil yang Menarik PerhatianAnalisis Sistem Berlapis Membantu Menentukan Arah Permainan yang Lebih Optimal dan TerarahPemanfaatan Sistem Otomatis Kian Dilirik untuk Mendorong Efisiensi dan Keteraturan Sesi yang Lebih BaikPenentuan Waktu Bermain yang Optimal Membantu Membaca Perubahan Pola Hasil dengan Lebih Cermat
Sweet Bonanza dan Fitur Tumble: Memahami Pola Permainan yang Menarik Perhatian PenggunaPanduan Santai Mahjong Ways 2 bagi Pemula untuk Memahami Permainan dengan Lebih CepatMemahami Laporan Audit Pihak Ketiga untuk Menilai Transparansi Game OnlineCara Memahami Pola Permainan Mahjong Wins 3 yang Kerap Digunakan Pemain BerpengalamanPanduan Membaca Pola Gates of Olympus untuk Menelaah Perubahan Ritme PermainanLaporan Analisis Sistem Modern dalam Menentukan Pola Permainan yang Lebih StabilPeran RTP dan Waktu dalam Membentuk Strategi Bermain yang Lebih EfektifMenelaah Waktu Bermain dan Fitur Putaran Otomatis dalam Ritme Permainan DigitalAnalisis Risiko dan Imbal Hasil dalam Sistem Permainan Digital InteraktifMahjong Ways 2 dan Ritme Spin yang Sering Dikaitkan dengan Peluang Hasil Lebih TinggiGates Of Olympus Kian Menarik Perhatian Lewat Pembahasan Pola Permainan yang Ramai Diperbincangkan PemainSweet Bonanza Kembali Disorot Setelah Muncul Beragam Cerita Pemain tentang Pola yang Sering DiamatiMenjaga Saldo Tetap Aman di Mahjong Ways Kini Kian Ditekankan Saat Pola Permainan Bergerak Tidak MenentuFenomena Jam Panas 2026 Memunculkan Perbincangan Baru tentang Pengaruh Waktu Bermain terhadap Ritme HasilSweet Bonanza Super Spin Kian Ramai Dibahas di Indonesia sebagai Fenomena Digital yang Tengah Naik DaunOptimalisasi Momen Harian Membuka Cara Baru Menyusun Strategi Permainan yang Lebih Efektif dan TerarahAnalisis Spin Gratis Mengungkap Pola Dominan yang Kian Menarik Dicermati dalam Membaca Arah PermainanWaktu Kini Dipandang Sebagai Variabel Penting dalam Menata Ritme dan Konsistensi Hasil PermainanTeori Probabilistik Membuka Pemahaman Baru tentang Pola Konsisten dan Dampaknya pada Arah ReturnEksperimen Skala Kecil Menunjukkan Siklus Tertentu Dapat Membentuk Stabilitas Return yang Lebih Terukur