Serangan udara Israel yang menghantam sekolah perempuan di Minab, Iran bagian selatan, menewaskan puluhan murid dan menghancurkan gedung sekolah.
Menurut otoritas Iran yang menyebut korban mencapai puluhan jiwa, foto dan laporan menunjukkan kehancuran total di lokasi, memicu kecaman global dan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan militer di kawasan. Simak penjelasan lengkap tentang serangan, korban, dan reaksi internasional.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Israel Hancurkan Sekolah Perempuan di Iran
Sebuah serangan udara yang diduga dilakukan Israel menghantam sekolah dasar putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan pada Sabtu (28/2/2026). Insiden tragis ini menewaskan puluhan orang dan menimbulkan kepanikan besar di wilayah tersebut. Warga setempat menggambarkan momen itu sebagai “kejadian paling mengerikan yang pernah mereka saksikan”.
Otoritas kehakiman Minab mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas meningkat menjadi 85 orang, termasuk banyak anak-anak. Para korban luka-luka segera dibawa ke rumah sakit terdekat, sementara tim pertolongan darurat berjuang mengevakuasi korban dari reruntuhan sekolah yang hancur.
Pihak berwenang Iran menyatakan bahwa serangan ini merupakan pelanggaran serius terhadap hak sipil dan keselamatan warga sipil. Pemerintah setempat mengutuk keras tindakan tersebut, menegaskan bahwa serangan itu menargetkan anak-anak yang tidak bersalah.
Bukti dan Reaksi Pemerintah Iran
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membagikan foto-foto lokasi serangan di X, menunjukkan sekolah putri yang hancur total. Dalam unggahannya, Araghchi menekankan bahwa serangan ini menewaskan anak-anak tak berdosa dan merusak fasilitas pendidikan yang seharusnya aman bagi generasi muda.
“Kejahatan-kejahatan terhadap rakyat Iran ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan,” tulis Araghchi, memperingatkan bahwa tindakan agresif ini akan mendapat respons tegas dari Iran. Pernyataan ini mencerminkan ketegangan diplomatik yang semakin meningkat antara Iran dan Israel.
Selain itu, pemerintah Iran langsung memerintahkan penyelidikan resmi terhadap serangan tersebut. Tim forensik dan pertahanan sipil bekerja untuk memastikan korban teridentifikasi, sekaligus menilai kerusakan yang dialami sekolah dan fasilitas sekitarnya.
Baca Juga: Ledakan di Arab Saudi! Perang Timur Tengah Merambat ke Riyadh
Kehancuran dan Korban Sipil
Serangan ini menimbulkan dampak kemanusiaan yang luar biasa, tidak hanya bagi korban langsung tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat Minab secara keseluruhan. Sekolah putri yang menjadi target merupakan pusat pendidikan penting bagi ribuan anak perempuan di wilayah tersebut.
Banyak warga melaporkan trauma psikologis akibat melihat teman dan keluarga mereka menjadi korban. Psikolog dan relawan lokal bergerak cepat memberikan dukungan emosional bagi anak-anak dan keluarga yang terdampak, sembari membantu proses pemulihan pasca-bencana.
Organisasi kemanusiaan internasional juga mulai menyoroti serangan ini, memperingatkan bahwa serangan terhadap sekolah dan fasilitas pendidikan menyalahi hukum humaniter internasional. Mereka menyerukan perlindungan anak-anak dan warga sipil agar tragedi serupa tidak terulang.
Dunia Bereaksi, Kawasan Memanas
Insiden ini memicu reaksi internasional yang keras. Beberapa negara Barat dan organisasi hak asasi manusia mengecam serangan yang menewaskan anak-anak, menekankan pentingnya menghormati hukum humaniter internasional dalam konflik bersenjata.
Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan ini, namun para pengamat menilai langkah tersebut akan memperburuk ketegangan regional. Iran mengisyaratkan kemungkinan langkah diplomatik dan strategi balasan yang bisa meningkatkan eskalasi di Timur Tengah.
PBB dan lembaga internasional lainnya menyerukan penyelidikan independen atas serangan ini. Mereka menekankan bahwa perlindungan anak-anak dan fasilitas pendidikan harus menjadi prioritas. Sambil mendorong dialog untuk mencegah konflik yang lebih luas di kawasan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari inews.id
- Gambar Kedua dari jakartakota.pikiran-rakyat.com