Bagikan

Kejagung memamerkan uang Rp401,65 miliar terkait dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI periode 2017-2020 dalam konferensi pers pada Senin (31/8/2026).

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp401 Miliar dari Kasus Korupsi Nikel PT CNI

Sejumlah bundel uang tampak memenuhi meja konferensi pers. Petugas membungkus setiap bundel dengan plastik transparan lalu menyusunnya secara bertingkat. Angka Rp401.653.737.469,69 juga terpampang pada papan di belakang tumpukan uang sebagai keterangan nilai yang berkaitan dengan perkara tersebut. Simak ulasan lengkapnya dari KEPPO INDONESIA.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVE
NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Tumpukan Uang Rp401 Miliar Dipamerkan di Kejagung

Pemandangan tumpukan uang menjadi salah satu perhatian dalam konferensi pers tersebut. Bundel-bundel uang memenuhi hampir seluruh permukaan meja yang berada di depan jajaran Kejagung.

Sebuah papan di belakang meja mencantumkan nominal Rp401.653.737.469,69 beserta keterangan perkara tata kelola komoditas nikel periode 2017 hingga 2020. Papan lain berukuran lebih kecil juga mencantumkan nominal yang sama di bagian depan meja.

Sejumlah personel TNI turut berjaga di sisi kiri dan kanan ruang konferensi pers. Kehadiran mereka mengiringi pemaparan Kejagung mengenai perkembangan penyidikan perkara tersebut.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Kejagung Periksa 116 Saksi dalam Penyidikan

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar menjelaskan bahwa penyidik telah menjalankan berbagai langkah dalam perkara tersebut. Penyidikan mengacu pada Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jampidsus Nomor 22/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 10 April 2025.

Perintah penyidikan itu kemudian mendapat pembaruan melalui Nomor Prin-104/F.2/Fd.2/11/2025 pada 7 November 2025. Selama proses penyidikan, tim telah memeriksa 116 saksi dan tiga ahli.

Penyidik juga mengamankan 143 dokumen dan menggeledah sejumlah lokasi di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, serta Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Selain itu, Kejagung memperoleh Laporan Hasil Perhitungan (LHP) kerugian negara dari BPKP RI.

Baca Juga: 5 Jam Diperiksa Polisi, Vicky Prasetyo Akhirnya Buka Suara soal Dugaan Penipuan

Dugaan Pelanggaran Berawal dari Kegiatan Ekspor Nikel

Dalam penyidikan, Kejagung menemukan dugaan pelanggaran dalam kegiatan pertambangan dan ekspor nikel PT CNI. Pada 2017 hingga 2019, perusahaan tersebut memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi di Sulawesi Tenggara.

Namun, menurut penyidik, PT CNI belum memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) ketika menjalankan kegiatan tersebut. Perusahaan justru sudah mengantongi rekomendasi ekspor.

Saiful menjelaskan bahwa PT CNI diduga bersama penyelenggara negara mengatur hasil uji kadar nikel agar berada di bawah 1,7 persen. Pengaturan itu bertujuan memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan ekspor.

Kejagung menilai tindakan tersebut menggunakan dokumen yang tidak sah dan membuat kegiatan ekspor nikel berjalan secara tidak sah. Kondisi itu kemudian menimbulkan dugaan kerugian terhadap keuangan negara.

Kerugian Negara Capai Rp401,65 Miliar

Berdasarkan perhitungan BPKP, nilai kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut mencapai Rp401.653.737.469,69. Kejagung kemudian melakukan penyitaan terhadap uang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Saiful mengatakan penanganan perkara korupsi tidak hanya mengejar pemidanaan. Menurutnya, penegakan hukum juga perlu mengutamakan pemulihan keuangan negara serta perbaikan tata kelola.

Kejagung kemudian menitipkan uang hasil penyitaan tersebut ke Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) pada Bank Mandiri. Rekening tersebut berada di bawah pengelolaan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Penyidik Masih Dalami Pihak yang Bertanggung Jawab

Meski sudah menyita uang dan memeriksa banyak saksi, penyidik masih melanjutkan pendalaman perkara. Tim Kejagung tengah menyusun konstruksi peristiwa pidana sekaligus melengkapi alat bukti.

Langkah tersebut bertujuan menentukan pihak-pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. Saiful mengatakan penyidik akan menentukan pihak yang bertanggung jawab setelah proses pendalaman dan pengumpulan bukti mencapai tahap yang cukup.

Kasus dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI kini masih berada dalam proses penyidikan. Kejagung menempatkan pemulihan keuangan negara sebagai salah satu bagian penting dalam penanganan perkara, sementara penyidik terus mengembangkan bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta pihak yang terlibat.

Algoritma Digital Sering Dibicarakan, tetapi Seberapa Jauh Pengguna MemahaminyaMenelusuri Inovasi Digital dari Perubahan Infrastruktur hingga Kebiasaan PenggunaKebiasaan Mengakses Konten Berubah: Apa Artinya bagi Pengembangan PlatformMemahami Tren Hiburan Digital melalui Statistik, Bukan Sekadar PopularitasKecepatan Memuat Halaman dan Personalisasi: Dua Faktor yang Menentukan Kesan PertamaApa yang Bisa Diketahui dari Pola Aktivitas Pengguna Internet Sehari-hariInteraksi Digital Kini Lebih Beragam: dari Konsumsi Konten hingga Partisipasi KomunitasMengapa Data Historis Penting untuk Memahami Arah Perkembangan TeknologiCara Pengguna Menikmati Hiburan Digital Berubah Seiring Pilihan Konten yang MeluasSatu Detik Terasa Lama: Dampak Waktu Muat terhadap Kenyamanan PenggunaBagaimana Komputer Menghitung Estimasi RTP dari Sampel SimulasiModal Terbatas dan Volatilitas Tinggi: Mengapa RTP Tidak Menjamin Hasil SesiMemahami Keacakan Digital melalui Pengujian Berulang dan Distribusi HasilPeran AI dalam Pemrosesan Informasi dan Penyesuaian Layanan DigitalMengenal Aturan Spin Mahjong Ways 2 tanpa Terjebak Mitos MaxwinAngka RTP Sering Disalahartikan: Mengapa Pemain Tetap Tertarik MembacanyaMemantau Latensi dan Gangguan: Indikator Teknis yang Penting dalam Game PG SoftGame Penghasil Uang Juli 2026: Cara Memeriksa Klaim Pembayaran dan RisikonyaData Penggunaan Habanero Bisa Membantu Mengidentifikasi Titik Lemah KinerjaVariabel Probabilitas dalam Game: Mengapa Hasil Tidak Bisa Dinilai dari Satu SesiPsikologi Poker Live: Mengapa Lawan yang Diam Bisa Terasa MengintimidasiEtika Diskusi dalam Forum Game: Cara Berbeda Pendapat tanpa Menyebarkan MitosTimnas dan Mahjong Ways dalam Percakapan Digital: Bagaimana Dua Topik BertemuMembandingkan Formasi Simbol dalam Game: Mengapa Posisi Sama Bisa Memberi Hasil BerbedaMengapa Sistem Acak Sering Terlihat Memiliki Pola yang Bisa DitebakData Bukan Ramalan: Mengenal Kesalahan Logika saat Menarik Kesimpulan dari PermainanDaya Tarik Grafis Mahjong Ways: Mengapa Detail Visual Memengaruhi PengalamanRTP PG Soft dan Kesalahan Umum saat Menafsirkan Statistik PermainanMahasiswa dan Tren Mahjong Ways: Memahami Perbincangan Game di Lingkungan KampusMengapa Desain Permen dan Efek Cascade Menjadi Identitas Visual Sweet BonanzaSweet Bonanza dan Selera Pemain Indonesia: Mengapa Tema Cerah Mudah DikenaliAplikasi Mahjong Terbaru: Menilai Fitur Hiburan dan Klaim Keuntungan secara CermatMengukur Waktu Respons Sistem Digital: Mengapa Timing Tidak Sama dengan Peluang MenangData dan Algoritma dalam Permainan: Mengapa Sistem Stabil Tetap Menghasilkan Hasil AcakMengambil Keputusan Bertahap: Cara Mengevaluasi Pilihan saat Situasi BerubahEvolusi Desain Antarmuka Digital: Mengapa Interaksi Kini Terasa Lebih AlamiDurasi Bermain dan Konsentrasi: Bagaimana Menentukan Batas yang Masuk AkalPola Slot Gacor Hari Ini Sering Dijadikan Acuan: Seberapa Kuat Dasar DatanyaFaktor Psikometrik dalam Pengambilan Keputusan: dari Persepsi Risiko hingga Kendali DiriKlaim Profit dari Observasi Permainan: Mengapa Metode Pengujiannya Perlu DiperiksaParameter Pertumbuhan Game Online Mengukur Efektivitas Konversi Pengguna PremiumPemadanan PG Soft Mengembangkan Antarmuka Menggunakan Reactive Component SchedulingPemaduan Starlight Princess dan Sweet Bonanza Mengembangkan Efek TransisiPemanfaatan Lucky Neko Mengembangkan Grafis Menggunakan Adaptive Texture SamplingPemanfaatan Mahjong Ways 2 Mengembangkan Interaksi Melalui Touch Sampling OptimizationPemodelan Pragmatic Play Mengembangkan Animasi Menggunakan Hierarchical Pose BlendingPemodularan Kasino Digital Mahjong Mengintegrasikan Feature Flags untuk PembaruanPemolesan Scatter Hitam Mengoptimalkan Efek Transparansi Menggunakan Depth PeelingPemutakhiran Sweet Bonanza Memanfaatkan GPU Color Grading untuk VisualisasiPendistribusian RTP Live Mengintegrasikan Event Time Processing pada DashboardAgregasi Temporal Menggabungkan Data berdasarkan Jendela Waktu PengamatanPengaktifan Gates of Olympus Mengoptimalkan Partikel Melalui Compute Shader DispatchPengaktifan Mahjong Wins 2 Mengembangkan Transisi Menggunakan Motion Curve RemappingPengaktualan Sweet Bonanza 1000 Memanfaatkan Texture Mip Bias untuk DetailPengembangan Mahjong Wins 3 Memanfaatkan Animation State Prediction untuk ResponsivitasPengembangan Sweet Bonanza Menghadirkan Efek Menggunakan Procedural Elastic DeformationPengendalian Live Casino Mengoptimalkan Transmisi Melalui Network Path SelectionPengendalian Wild Bandito Mengintegrasikan Motion Constraints dengan Physics SolverPenggabungan Live Casino dan Scatter Hitam Menghadirkan Visualisasi ResponsifPenghalusan Mahjong Ways Memanfaatkan Procedural Edge Smoothing untuk GrafisPengolahan Scatter Hitam Menghadirkan Distorsi Menggunakan Vector Displacement MappingPenguatan Pragmatic Play Mengoptimalkan Interaksi Melalui Asynchronous Input DispatchPenskalaan Scatter Hitam Memanfaatkan GPU Particle Binning untuk RenderingPenyambungan Wild Bandito Mengoptimalkan Gerakan Melalui Animation Phase MatchingPenyandingan Mahjong Ways 2 dan Mahjong Wins 2 Mengembangkan Komposisi InteraktifPenyederhanaan Kasino Online Mengembangkan Pengelolaan Sesi Berbasis Stateless AuthenticationPenyinergian PG Soft dan Pragmatic Play Mengembangkan Animasi MultiplatformPenyuntingan Lucky Neko Mengintegrasikan Animasi Menggunakan Runtime Pose BlendingPersonalisasi Lucky Neko Mengembangkan Navigasi Melalui Contextual Menu RankingPola Monetisasi Game Online Mengembangkan Pendapatan Melalui Virtual Goods BundlingAlgoritma Digital Sering Dibicarakan, tetapi Seberapa Jauh Pengguna MemahaminyaMenelusuri Inovasi Digital dari Perubahan Infrastruktur hingga Kebiasaan PenggunaKebiasaan Mengakses Konten Berubah: Apa Artinya bagi Pengembangan PlatformMemahami Tren Hiburan Digital melalui Statistik, Bukan Sekadar PopularitasKecepatan Memuat Halaman dan Personalisasi: Dua Faktor yang Menentukan Kesan PertamaApa yang Bisa Diketahui dari Pola Aktivitas Pengguna Internet Sehari-hariInteraksi Digital Kini Lebih Beragam: dari Konsumsi Konten hingga Partisipasi KomunitasMengapa Data Historis Penting untuk Memahami Arah Perkembangan TeknologiCara Pengguna Menikmati Hiburan Digital Berubah Seiring Pilihan Konten yang MeluasSatu Detik Terasa Lama: Dampak Waktu Muat terhadap Kenyamanan PenggunaPola Pengembangan Profit Game Digital Mengintegrasikan Automated Revenue ForecastingProyeksi Keuntungan Game Mobile Mengintegrasikan Retention Forecasting dengan MonetisasiRekayasa Gates of Olympus Mengembangkan Efek Menggunakan Procedural Energy FieldsRekonstruksi Mahjong Wins 3 Mengoptimalkan Grafis Melalui Mesh Cluster RenderingReorientasi Starlight Princess Mengembangkan Material Menggunakan Procedural Surface ShadingRevolusi Digital Gaming Mengintegrasikan Spatial Computing dengan Monetisasi InteraktifSimulasi Ekonomi Virtual Mengembangkan Keseimbangan Harga Melalui Agent ModelingStandardisasi RTP Memanfaatkan Statistical Data Contracts untuk KonsistensiStrategi Peningkatan Profit Game Mobile Mengintegrasikan Subscription Revenue OptimizationTinjauan Ekonomi Virtual Mengembangkan Monetisasi Berbasis Digital Asset Utility