Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan untuk membahas dampak konflik Timur Tengah.
Rapat ini menyoroti stabilitas fiskal, fluktuasi harga minyak dunia, serta langkah pemerintah menjaga ekonomi nasional tetap aman. Hadir dalam rapat antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Prabowo Kumpulkan Pejabat Kabinet Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto sore ini memanggil sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat. Pertemuan ini digelar untuk membahas isu-isu penting yang tengah menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait kondisi ekonomi nasional di tengah ketegangan global.
Beberapa pejabat yang hadir meliputi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Kehadiran mereka menunjukkan fokus rapat pada stabilitas fiskal, energi, dan keuangan negara.
Pertemuan ini dilakukan secara tertutup, namun pejabat yang hadir memberi sedikit gambaran terkait agenda rapat. Mereka menegaskan pentingnya menjaga kesiapan pemerintah menghadapi dampak global terhadap ekonomi domestik dan stabilitas APBN.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Rapat Bahas Stabilitas Fiskal di Tengah Gejolak Global
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut salah satu topik utama kemungkinan besar membahas stabilitas fiskal APBN. Hal ini penting mengingat ketidakpastian ekonomi global akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah.
“Saya duga akan nanya stabilitas fiskal. Dugaan saya ya,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (10/3/2026). Ia menekankan bahwa pemerintah terus memantau kondisi ekonomi dan siap mengambil langkah strategis.
Menurut Purbaya, rapat ini menjadi forum bagi pemerintah untuk memastikan anggaran negara tetap sehat dan mampu menghadapi tekanan eksternal. Hal ini termasuk mempersiapkan langkah-langkah antisipatif jika terjadi fluktuasi harga energi atau komoditas lain.
Baca Juga: Stok BBM Tersisa 20 Hari! Ucapan Bahlil Picu Panic Buying Seluruh Indonesia!
Gejolak Timur Tengah Picu Harga Minyak Berubah Cepat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan bahwa pertemuan kemungkinan akan membahas respons pemerintah terhadap ketegangan di Timur Tengah. Salah satu fokus utama adalah dampaknya terhadap harga minyak dunia, yang sempat naik drastis.
“Karena kita tahu kemarin harga BBM naik mencapai di atas US$100 per barel dan tadi hari ini sudah turun di bawah US$100, sekitar US$80-90, jadi memang terjadi fluktuasi yang sangat cepat sekali,” ungkap Bahlil. Ia menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif untuk mengantisipasi perubahan harga energi secara mendadak.
Menurut Bahlil, pemerintah juga akan mempertimbangkan langkah-langkah strategis untuk menjaga pasokan energi nasional dan stabilitas harga BBM, agar tidak berdampak signifikan pada inflasi dan daya beli masyarakat.
Pejabat Kunci yang Hadir dan Peran Mereka
Selain Purbaya dan Bahlil, sejumlah pejabat penting lain ikut hadir, termasuk Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Kehadiran mereka menunjukkan agenda rapat yang luas, dari fiskal hingga sektor pangan dan perikanan.
Gubernur BI Perry Warjiyo kemungkinan memberikan masukan terkait stabilitas moneter dan langkah-langkah mitigasi inflasi. Sementara Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan akan fokus pada ketersediaan dan harga bahan pangan di tengah fluktuasi global.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan perlunya koordinasi agar sektor kelautan dan perikanan tetap produktif dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional. Pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari finance.detik.com
- Gambar Kedua dari radarbanjarmasin.jawapos.com