Nelayan Lombok Utara heboh temukan drone rahasia asal China di perairan dekat Gili Trawangan, memicu pengamanan TNI AL dan perhatian Australia.
Nelayan Lombok Utara, Ariyanto (38), temukan benda mirip torpedo atau drone bawah laut di Perairan Selat Utara Trawangan, 10 mil dari Gili Trawangan, Senin, 6 April 2026. Berteknologi tinggi dan bertanda perusahaan China, benda ini hebohkan media sosial. TNI AL amankan di Markas Lanal Mataram, sementara Australia pantau ketat jalur strategis Selat Lombok.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA.
Penemuan Drone oleh Nelayan
Ariyanto tarik benda panjang 3 meter, diameter 50 cm dari kedalaman 20 meter saat cari ikan todak. Bentuk torpedo silinder abu-abu, hidung runcing dilengkapi antena periskop lipat. Berat 500 kg, permukaan anti-karat dengan logo “CSIC” China Shipbuilding Industry Corporation.
Video unggah Instagram dapat 1 juta views dalam 24 jam, netizen spekulasi drone militer China HSU-001. Lanal Mataram karantina benda di dermaga, tim Kopaska Jayapura uji sinar-X temukan sonar array dan kamera 360 derajat. Tidak ada senjata ofensif terdeteksi.
Nelayan serahkan ke Pos TNI AL Selong Belanak jam 14.00 WIB. BKHIT Mataram tes biologis nol kontaminasi bakteri laut. Drone diduga tersesat arus Selat Lombok atau sengaja dibuang operasi intelijen bawah air.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Spesifikasi Drone Bawah Laut China
Drone mirip HSU-001, tampil di parade militer China 2019, berukuran besar untuk pengintaian oseanografi. Fitur canggih termasuk sonar hidung, periskop lipat dengan kamera optik, dan antena komunikasi RF. Drone ini mampu menyelam hingga 200 meter, dengan endurance 72 jam dan kecepatan 10 knot.
Fungsi utamanya diduga untuk mapping batimetri Selat Lombok, mendukung operasi kapal selam Type 093B milik China. Data suhu, salinitas, klorofil, dan oksigen yang dikumpulkan sangat berguna bagi perencanaan misi selam jarak jauh. Drone ini tidak dilengkapi torpedo tube, menegaskan fokusnya pada ISR (Intelligence, Surveillance, Reconnaissance) di perairan dangkal.
Logo CSIC Unit 711 terlihat pada unit ini, menandakan penggunaan AUV (Autonomous Underwater Vehicle) untuk riset. Model HSU-001 pertama kali diperkenalkan pada parade 2019 dengan spesifikasi yang masih dirahasiakan. Penemuan drone ini menunjukkan bukti ekspansi aktivitas China ke Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, pasca aktivitas serupa di Laut Natuna.
Baca Juga: Tragedi Horor Di Lahat! Anak Bunuh Dan Mutilasi Ibu, Lalu Bakar Jasad Demi Judi Online
Respons TNI AL dan Australia
Lanal Mataram serahkan drone ke Kopaska Lantamal V Surabaya 8 April untuk forensik. Tim Dishidros TNI AL analisis data blackbox potensial. Kementahan konfirmasi bukan milik RI, koordinasi China via KBRI Beijing.
Australia Strategic Policy Institute (ASPI) Malcolm Davis sebut Selat Lombok strategis bagi Canberra. Drone China petakan arus bawah untuk kapal selam AUKUS. ADF pantau ketat Laut Flores pasca insiden ini.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali klaim pengawasan ZEE tingkatkan 200 persen. Patroli KRI nakhoda Sritex tambah 10 kapal di Selat Lombok. Diplomasi diam-diam ke China minta penjelasan operasi UUV ilegal.
Implikasi Geopolitik dan Keamanan
Penemuan tingkatkan kewaspadaan TNI AL soal UUV China di perairan strategis. Selat Lombok lalu kapal tanker 20 persen perdagangan dunia, rawan sabotase bawah air. RI tingkatkan sonar array 50 titik ZEE Papua-Maluku.
Netizen Indonesia heboh tuduh China intelijen Laut Natuna versi bawah air. Pemerintah konfirmasi bukan ancam langsung tapi sinyal ekspansi grey zone. Forum ASEAN bahas UUV ilegal di Laut China Selatan Mei 2026.
Nelayan Lombok dapat hadiah Rp50 juta dari Lanal atas kontribusi keamanan maritim. Program patroli nelayan dilatih identifikasi UUV mulai Juni. Drone kini simpan gudang rahasia Kopaska Surabaya tunggu respons China.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA!
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari internasional.kompas.com
Gambar Kedua dari internasional.kompas.com