Polda Metro Jaya meluncurkan gerakan ‘Bang Jasri’ untuk menciptakan Jakarta lebih asri dan menumbuhkan budaya bersih masyarakat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri resmi meluncurkan gerakan ‘Bang Jasri’ atau Bhayangkara Jakarta Asri. Inisiatif ini wujud nyata komitmen Polri mendukung program pemerintah menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan indah. Peluncuran ini menandai dimulainya upaya kolaboratif menjadikan kebersihan sebagai budaya di tengah masyarakat Jakarta.
Temukan informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.
‘Bang Jasri’ Selaras Dengan Visi Presiden
Gerakan ‘Bang Jasri’ yang digagas Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri sejalan dengan gerakan ‘ASRI’ (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan sinergi antara kepolisian dan pemerintah pusat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik. Keselarasan visi ini menjadi landasan kuat bagi keberlanjutan program.
Irjen Asep menegaskan bahwa ‘Bang Jasri’ merupakan wujud amanat Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya budaya bersih di lingkungan sekitar. Arahan ini disampaikan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, menyerukan seluruh elemen rutin menangani persoalan sampah. Hal ini menjadi dorongan utama bagi Polda Metro Jaya untuk bertindak.
Senada dengan arahan Presiden, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah membentuk Satgas Asri sebagai penggerak di seluruh jajaran kepolisian. Kapolri menegaskan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan lewat aksi nyata dan menjadi budaya kerja sehari-hari. ‘Bang Jasri’ adalah manifestasi dari komitmen ini di tingkat Polda Metro Jaya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Peluncuran di Kolong Tol Priok Dan Partisipasi Publik
Peluncuran gerakan ‘Bang Jasri’ dilaksanakan di kolong Tol Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (19/2/2026), dengan melibatkan sekitar 650 peserta. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi titik awal dari serangkaian aksi nyata yang akan dilakukan ke depan.
Peserta kegiatan terdiri dari unsur pemerintah kota dan daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga pegiat media sosial. Hadir pula Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto, serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan dukungan lintas sektoral terhadap gerakan kebersihan.
Irjen Asep dan peserta mengawali gerakan dengan menanam pohon serta bersih-bersih di kolong Tol Priok. Aksi ini tidak hanya membersihkan area, tetapi juga memberi contoh pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Penanaman pohon menjadi simbol komitmen untuk masa depan lebih hijau.
Baca Juga: Perwakilan Korporasi Migor Dituntut 15 Tahun Penjara karena Suap Hakim
Bukan Sekadar Seremonial, Melainkan Budaya Berkelanjutan
Irjen Asep mengingatkan seluruh jajarannya bahwa ‘Bang Jasri’ bukan sekadar agenda seremonial yang bersifat sesaat. Ia menekankan bahwa gerakan ini harus menjadi budaya kerja dan kebiasaan sehari-hari. Kehadiran polisi diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kenyamanan dan keasrian warga Jakarta.
Ia memastikan bahwa gerakan ini akan dilaksanakan secara serentak dan berkelanjutan, bukan hanya sesaat. Untuk itu, ia mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab. Komitmen terhadap keberlanjutan ini menjadi kunci keberhasilan ‘Bang Jasri’ dalam jangka panjang.
Di akhir sambutannya, Irjen Asep menyampaikan pesan menyambut Ramadan 1447 H, mengajak semua pihak menjadikan kebersihan budaya sehari-hari. “Semoga langkah kecil hari ini menjadi bagian gerakan besar menuju Jakarta lebih ASRI,” pungkasnya. Pesan ini menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian penting kehidupan bermasyarakat.
Menjaga Lingkungan Sebagai Bagian Dari Ibadah
Dalam sambutannya, Irjen Asep mengucapkan selamat menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah, khususnya kepada warga Jakarta. Ia menegaskan bahwa puasa tidak boleh menjadi halangan untuk melaksanakan kegiatan korve atau kerja bakti. Justru, menjaga kebersihan adalah bagian dari ibadah dan bentuk syukur.
Irjen Asep berpesan agar masyarakat menjaga lingkungan mulai dari hal-hal kecil. Setelah area dibersihkan, tugas berikutnya adalah memastikan kawasan tersebut tetap bersih dan terawat. Ia ingin kebersihan menjadi budaya dan kebiasaan sehari-hari, bukan hanya kegiatan insidental yang dilakukan sesekali.
Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan. Dengan menjadikan kebersihan sebagai budaya, Jakarta tidak hanya akan lebih asri secara fisik, tetapi juga mencerminkan mentalitas masyarakat yang peduli. Gerakan ‘Bang Jasri’ diharapkan mampu menginspirasi perubahan positif yang berkelanjutan.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com