Gedung DPR RI tampak gelap total sebagai bagian dari program penghematan energi yang mengejutkan publik lampu di ruang kerja.
sementara staf dan anggota DPR menyesuaikan aktivitas mereka dengan pencahayaan alami. Langkah ini bertujuan menekan konsumsi listrik hingga 20% sekaligus menjadi contoh efisiensi energi di instansi pemerintah. Meski suasana gelap bikin heboh, aktivitas legislatif tetap berjalan.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Hemat Energi, Gedung DPR Gelap Gulita
Gedung DPR RI tampak gelap gulita pada Senin pagi sebagai bagian dari program hemat energi yang tengah dijalankan. Pengurangan penggunaan listrik ini melibatkan penerangan ruang kerja, aula, dan lorong utama. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi konsumsi energi listrik di gedung-gedung publik.
Beberapa anggota DPR menyatakan dukungan terhadap inisiatif ini karena selain menghemat biaya, tindakan ini juga menjadi contoh bagi instansi lain dalam menerapkan efisiensi energi. “Kita perlu menjadi teladan dalam mengurangi penggunaan listrik yang tidak perlu,” ujar salah satu anggota DPR.
Masyarakat dan pengunjung gedung diminta untuk memahami kondisi ini dan tetap menyesuaikan aktivitas mereka di area DPR. Meskipun lampu dimatikan, aktivitas legislatif tetap berjalan normal dengan beberapa penyesuaian. Para staf dan anggota DPR menggunakan pencahayaan alami serta lampu portabel untuk memastikan pekerjaan tetap lancar.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Langkah Hemat Energi DPR
Langkah penghematan energi dilakukan dengan mematikan lampu utama di beberapa ruangan dan mengganti penggunaan listrik dengan pencahayaan alami. Gedung DPR memanfaatkan sinar matahari yang masuk melalui jendela dan ventilasi untuk menerangi ruang kerja. Selain lampu, beberapa perangkat elektronik non-esensial juga dibatasi penggunaannya, sementara peralatan penting tetap dioperasikan untuk menjaga kelancaran aktivitas legislatif.
Selain lampu, beberapa perangkat elektronik non-esensial juga dibatasi penggunaannya. Komite pengelola gedung DPR memastikan hanya peralatan penting yang tetap beroperasi demi kelancaran kerja anggota dan staf.
Tujuan dari langkah ini adalah menurunkan konsumsi listrik hingga 20% dari penggunaan normal. DPR menegaskan bahwa program ini bersifat sementara namun berkelanjutan, sebagai bagian dari komitmen ramah lingkungan.
Baca Juga: Eksklusif! Menlu Bongkar Isi Pertemuan Rahasia Prabowo Dan Kaisar Jepang!
Respons Anggota dan Staf DPR
Beberapa anggota DPR mengaku adaptasi dengan gedung yang gelap gulita tidak terlalu mengganggu kinerja mereka. Mereka tetap dapat bekerja karena sebagian ruangan menggunakan pencahayaan tambahan portabel.
Staf juga diberikan arahan untuk memanfaatkan laptop dan perangkat elektronik dengan hemat energi. Selain itu, rapat internal sebagian menggunakan teknologi daring agar tidak perlu menyalakan seluruh lampu dan AC.
Meskipun ada penyesuaian, anggota DPR menekankan bahwa program ini penting untuk menunjukkan kepedulian legislatif terhadap efisiensi energi dan biaya operasional negara.
Dampak dan Langkah Lanjutan
Pengunjung dan wartawan yang datang ke gedung DPR mengaku terkejut dengan suasana gelap, namun memahami tujuan penghematan energi. Beberapa menyebut langkah ini sebagai contoh nyata implementasi program ramah lingkungan di lembaga negara. Pihak DPR menegaskan bahwa program penghematan energi ini bersifat sementara namun berkelanjutan, dengan evaluasi rutin untuk menilai efektivitas dan kenyamanan kerja anggota.
DPR berencana mengevaluasi hasil penghematan ini setelah satu bulan pelaksanaan, termasuk efektivitas pengurangan biaya listrik dan kenyamanan kerja anggota. Jika berhasil, program hemat energi bisa diperluas ke seluruh fasilitas publik lain yang dikelola pemerintah.
Langkah ini juga menjadi bagian dari kampanye DPR untuk mendorong kesadaran publik akan pentingnya penggunaan energi yang efisien dan ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari kumparan.com