Seorang anggota TNI di Tangerang Selatan nekat menodongkan pistol ke pengemudi taksi online dan akhirnya ditangkap.
Insiden menghebohkan terjadi di Tangerang Selatan ketika seorang prajurit TNI AD menodong benda menyerupai pistol ke pengemudi taksi online. Aksi viral ini berujung penangkapan oknum prajurit oleh pihak berwenang, sekaligus menunjukkan komitmen TNI AD menindak tegas anggotanya yang melanggar hukum.
Temukan informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang bisa memperluas wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA.
Kronologi Penangkapan Oknum Prajurit TNI
Prajurit TNI AD berinisial Peltu A kini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Markas Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya/1 Tangerang. Penangkapan ini dilakukan setelah video insiden penodongan tersebut tersebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial, menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, memastikan bahwa proses hukum terhadap Peltu A sedang berjalan. TNI AD berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu terhadap siapapun.
Proses hukum yang berjalan mencakup pendalaman kronologi kejadian, pemeriksaan saksi-saksi terkait, serta pengumpulan barang bukti yang relevan. Hal ini dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden penodongan yang dilakukan oleh oknum prajurit tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Pemicu Insiden Dan Penemuan “Pistol Mainan”
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden ini dipicu oleh senggolan kendaraan yang terjadi di kawasan Setu, Tangsel, pada Minggu (1/3/2026) malam. Senggolan tersebut kemudian berlanjut menjadi perselisihan di jalan, yang memicu adu mulut antara Peltu A dan pengemudi taksi online.
Situasi yang memanas akibat perselisihan tersebut akhirnya berujung pada aksi penodongan. Dalam video yang beredar, Peltu A terlihat turun dari mobilnya dan terlibat cekcok, lalu mengacungkan benda menyerupai pistol ke arah kepala korban.
Meskipun terlihat mengancam, hasil pemeriksaan sementara mengungkapkan bahwa benda yang digunakan oleh pelaku bukanlah senjata api sungguhan. Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa benda tersebut ternyata adalah pistol mainan yang terbuat dari kayu, bukan senjata api asli.
Baca Juga: Bripka Irfan Dipecat! Kasus Narkoba Mengguncang Kepolisian Bima Kota!
Ancaman Sanksi Tegas Dan Dugaan Kekerasan
Meskipun benda yang ditodongkan adalah pistol mainan, TNI AD menegaskan tidak akan menoleransi tindakan yang mencoreng institusi. Donny Pramono menyatakan bahwa apabila terbukti melakukan pelanggaran, Peltu A akan diproses tegas sesuai dengan hukum dan disiplin militer yang berlaku.
Kasus ini mencuat setelah rekaman kejadian diunggah oleh akun Instagram @dashcamindonesia. Dalam narasi yang beredar, korban mengaku sempat dipukul hingga hidungnya berdarah dan diborgol, serta diminta uang sebesar Rp 900.000 untuk menyelesaikan perkara di tempat.
Peltu A kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum militer. Pemeriksaan oleh Denpom Jaya/1 Tangerang masih terus berlangsung untuk mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan kekerasan yang dialami oleh korban.
Komitmen TNI AD Terhadap Disiplin Anggota
Insiden ini menegaskan komitmen TNI AD untuk menjaga kedisiplinan dan profesionalisme anggotanya. Setiap tindakan yang melanggar hukum dan etika akan ditindak tegas demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer.
TNI AD berupaya maksimal untuk memastikan bahwa anggotanya selalu bertindak sesuai dengan koridor hukum dan menjunjung tinggi nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Ini penting untuk menjaga citra positif TNI di mata publik.
Penanganan kasus ini secara transparan dan akuntabel diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi seluruh prajurit TNI. Institusi terus berupaya untuk menciptakan lingkungan militer yang bersih dari tindakan indisipliner dan pelanggaran hukum.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari marinews.mahkamahagung.go.id