BPK Sumatera Selatan menyerahkan hasil audit kepada Pemerintah Kota Pagar Alam dari fungsi pengawasan dan pengelolaan keuangan daerah.
BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan menyampaikan hasil pemeriksaan dalam exit meeting bersama Wali Kota Pagar Alam dan seluruh kepala OPD, sebagai upaya mendorong pengelolaan APBD Kota Pagar Alam yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berorientasi hasil. Temukan informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Audit BPK Temukan Sejumlah Masalah Pemkot Pagar Alam
Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Selatan terhadap belanja Pemerintah Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025 mengungkap sejumlah temuan penting.
Dalam audit terinci tersebut, BPK menemukan permasalahan pada beberapa pos anggaran. Mulai dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, hingga belanja modal. Temuan ini menunjukkan masih adanya kelemahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan anggaran.
BPK mencatat bahwa temuan-temuan tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Pagar Alam. Agar pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ajakan Wali Kota Perbaiki Pengelolaan Anggaran
Menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Selatan. Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengajak seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah. Untuk bersama-sama melakukan pembenahan dalam pengelolaan anggaran di masing-masing instansi.
Ludi menegaskan bahwa temuan pemeriksaan harus menjadi bahan evaluasi dan peluang perbaikan agar pengelolaan anggaran lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Sehingga pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia menekankan pentingnya peran seluruh jajaran pemerintah, dari OPD hingga kelurahan, untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama sebagai kunci mencegah temuan serupa terulang.
Baca Juga: Bejat! Anggota Satpol PP Bima Cabuli Anak Tiri, Polisi Bertindak
Pemkot Diminta Lakukan Pembenahan Menyeluruh
Pemerintah Kota Pagar Alam diminta segera melakukan pembenahan menyeluruh dengan menjadikan temuan audit BPK sebagai bahan evaluasi serius, sebagaimana disampaikan dalam rapat di Pemkot Pagar Alam, Senin 22 Desember 2025.
Ia menilai pembenahan pengelolaan anggaran masih sangat diperlukan dengan menjadikan temuan BPK sebagai acuan utama agar perbaikan tepat sasaran, tidak mengulang kesalahan, dan meningkatkan tata kelola keuangan daerah.
Pernyataan tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengelolaan anggaran agar lebih akuntabel, transparan, dan selaras dengan ketentuan yang berlaku.
Wali Kota Minta Tindak Lanjut Temuan BPK
Wali Kota Ludi Oliansyah menegaskan seluruh temuan BPK harus segera ditindaklanjuti oleh setiap perangkat daerah sesuai rekomendasi yang diberikan.
Menurut Ludi, menindaklanjuti temuan audit penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mencegah masalah berulang, dan meningkatkan kepatuhan pengelolaan keuangan.
Tindak lanjut serius diharapkan meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme Pemkot Pagar Alam serta mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
Ikuti terus berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari Mattanews.co
- Gambar Kedua dari Sumsel Independen