Klaster mewah di Lapas Cibinong mulai berubah menjadi puing setelah alat berat membongkar bangunan ilegal di tengah guyuran hujan.
KEPPO INDONESIA akan menghadirkan informasi terbaru dan menarik seputar berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik, disajikan secara ringan, jelas, dan mudah dipahami.
Bangunan Klaster Mewah Mulai Rata dengan Tanah
Pembongkaran hunian klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berlangsung pada Rabu (30/9/2026). Proses tersebut mulai berjalan sekitar pukul 12.38 WIB setelah petugas mengeluarkan berbagai perabot dari dalam bangunan.
Sejumlah barang kemudian dinaikkan ke bak truk sebelum alat berat masuk ke area hunian. Ekskavator langsung menggerus bagian bangunan yang berdiri di kawasan tersebut. Hujan yang turun pada Rabu petang tidak menghentikan pekerjaan.
Hingga pukul 18.30 WIB, sedikitnya tiga bangunan masih terlihat berdiri. Dua bangunan berada di bagian depan area hunian, sedangkan satu bangunan lain berada di bagian paling ujung. Petugas tetap menjalankan pembongkaran untuk menyelesaikan seluruh bangunan pada hari yang sama.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Dulu Berjejer Rapi, Kini Tinggal Tumpukan Puing
Sebelum pembongkaran berlangsung, unit-unit hunian itu tampak berjejer dengan dinding berwarna putih. Setiap unit juga memiliki pagar besi yang membuat area tersebut terlihat berbeda dari bangunan lapas pada umumnya.
Kondisinya berubah drastis setelah alat berat bekerja. Lembaran seng berwarna putih dan merah, pecahan beton, serta besi tulangan kini memenuhi sisi jalan. Material bangunan yang sebelumnya membentuk sejumlah ruangan berubah menjadi tumpukan puing.
Ekskavator terus bergerak menghancurkan bagian dinding yang masih tersisa. Beberapa bagian bangunan tampak rusak parah, sementara sebagian lainnya masih berdiri dengan atap yang belum sepenuhnya runtuh.
Baca Juga:Â Kenapa Manajer Kopdes Ditempatkan Tak Sesuai Domisili? Ini Penjelasan Pemerintah
AC dan Peralatan Elektronik Masih Terlihat
Dari bangunan yang belum seluruhnya roboh, sejumlah perlengkapan elektronik masih terlihat di dalam ruangan. Beberapa unit pendingin ruangan atau AC juga masih menempel pada dinding.
Keberadaan barang tersebut menjadi perhatian dalam proses pembongkaran. Dalam kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI pada hari yang sama, muncul syarat agar barang bukti fisik, termasuk AC, lebih dulu difoto dan dicatat.
Petugas juga diminta melakukan penyegelan terhadap barang-barang tersebut sebelum alat berat melanjutkan pembongkaran. Langkah itu bertujuan menjaga pencatatan barang yang masih berada di dalam bangunan.
Petugas Kejar Target Pembongkaran Selesai Malam Ini
Seorang petugas lapas yang berada di lokasi mengatakan seluruh bangunan ditargetkan selesai dibongkar pada hari yang sama. Namun, ia belum dapat memastikan waktu tepat proses tersebut berakhir.
Petugas menyebut keterbatasan alat menjadi salah satu tantangan di lapangan. Saat pembongkaran berlangsung, hanya satu ekskavator berukuran kecil yang bekerja menghancurkan bangunan.
Meski hujan terus turun, alat berat tetap bergerak. Petugas berupaya menyelesaikan pembongkaran hingga seluruh bangunan klaster tidak lagi berdiri.
Sepuluh Bangunan Dibongkar karena Berstatus Ilegal
Sebelumnya, terdapat sepuluh bangunan klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, yang masuk dalam proses pembongkaran pada Rabu. Bangunan tersebut diketahui berdiri sejak 2023.
Pembongkaran dilakukan karena bangunan tersebut tidak tercatat sebagai aset negara dan berdiri di kawasan bantaran sungai. Keputusan tersebut juga menindaklanjuti desakan Komisi XIII DPR RI yang meminta bangunan yang bukan aset negara dibongkar.
Dengan proses yang terus berjalan hingga petang, kawasan yang sebelumnya memiliki deretan hunian berdinding putih kini perlahan berubah menjadi area penuh puing. Alat berat masih bekerja untuk meratakan sisa bangunan yang belum selesai dibongkar.