Dua jasad warga negara Singapura yang menjadi pendaki Gunung Dukono akhirnya ditemukan, tim gabungan melakukan pencarian intensif.

Tim pencarian akhirnya menemukan dua jasad warga negara Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Dukono, Maluku Utara. Penemuan ini mengakhiri proses pencarian yang berlangsung beberapa hari di medan berat dan kawasan gunung aktif.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA.
Kronologi Pendakian di Gunung Dukono
Dua pendaki asal Singapura memulai perjalanan mereka menuju Gunung Dukono dengan tujuan menikmati keindahan alam dan aktivitas vulkanik gunung tersebut. Mereka bergabung dengan jalur pendakian yang telah ditentukan bersama pemandu lokal. Perjalanan awal berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Namun, situasi berubah ketika kedua pendaki mulai memasuki area dengan medan yang lebih ekstrem. Jalur pendakian semakin sulit dan kondisi cuaca mulai tidak bersahabat. Kabut tebal dan medan berbatu membuat perjalanan menjadi lebih berat dari perkiraan awal.
Komunikasi dengan kedua pendaki mulai terputus setelah mereka melanjutkan perjalanan ke titik tertentu. Kondisi ini memicu kekhawatiran pihak pemandu dan tim lokal yang mendampingi perjalanan. Mereka segera melaporkan hilangnya kedua pendaki kepada pihak berwenang untuk dilakukan pencarian.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Proses Pencarian di Medan Sulit
Tim gabungan segera melakukan pencarian setelah menerima laporan hilangnya dua pendaki tersebut. Mereka melibatkan berbagai unsur, termasuk tim SAR, aparat keamanan, dan masyarakat sekitar. Tim langsung menyisir jalur pendakian yang diduga menjadi rute terakhir korban.
Medan Gunung Dukono menghadirkan tantangan besar bagi tim pencarian. Jalur berbatu, lereng curam, dan aktivitas vulkanik membuat proses pencarian berjalan lambat. Tim harus berhati-hati dalam setiap langkah untuk menghindari risiko tambahan.
Selain kondisi medan, cuaca yang berubah-ubah juga memperlambat proses pencarian. Hujan dan kabut tebal sering mengurangi jarak pandang tim di lapangan. Meski demikian, tim tetap melanjutkan pencarian dengan penuh kehati-hatian hingga akhirnya menemukan titik terang.
Baca Juga: Geger Labuan Bajo! Uang Turis Malaysia Rp85 Juta Diduga Digelapkan Bos Travel
Penemuan Dua Jasad Pendaki

Setelah beberapa hari pencarian intensif, tim akhirnya menemukan dua jasad pendaki di salah satu area Gunung Dukono. Lokasi penemuan berada di jalur yang cukup sulit dijangkau dan memiliki kondisi alam yang ekstrem. Tim langsung melakukan pemeriksaan awal di lokasi.
Proses evakuasi berjalan dengan penuh tantangan karena kondisi medan yang tidak stabil. Tim harus bekerja sama untuk membawa jasad ke lokasi yang lebih aman sebelum proses lebih lanjut dilakukan. Semua langkah dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menjaga keselamatan tim di lapangan.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad kedua pendaki kemudian dibawa untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pihak terkait mulai melakukan koordinasi dengan kedutaan dan keluarga korban untuk proses penanganan selanjutnya. Penemuan ini menutup operasi pencarian yang berlangsung penuh tekanan.
Respons Pihak Terkait dan Keluarga
Pihak berwenang menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian ini. Mereka mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang terus berupaya melakukan pencarian di medan berat. Proses evakuasi berjalan dengan penuh kehati-hatian demi menghormati korban dan keselamatan tim.
Keluarga korban di Singapura menerima kabar penemuan ini dengan duka mendalam. Mereka mengikuti perkembangan pencarian sejak awal dan berharap menemukan kabar baik. Namun, hasil akhir membawa kesedihan yang mendalam bagi pihak keluarga.
Pemerintah daerah juga menyampaikan belasungkawa dan menegaskan pentingnya keselamatan dalam aktivitas pendakian. Mereka mengingatkan bahwa Gunung Dukono memiliki tingkat risiko tinggi karena aktivitas vulkanik yang masih aktif. Kesadaran terhadap risiko menjadi hal penting bagi para pendaki.
Imbauan Keselamatan Pendakian Gunung Aktif
Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam pendakian gunung aktif. Pihak berwenang mengimbau pendaki untuk selalu mengikuti aturan dan menggunakan pemandu lokal yang berpengalaman. Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko di lapangan.
Pendaki juga perlu mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum melakukan perjalanan. Kondisi alam yang ekstrem membutuhkan kesiapan yang matang agar perjalanan dapat berjalan aman. Peralatan yang memadai juga menjadi faktor penting dalam pendakian.
Selain itu, koordinasi dengan pihak lokal menjadi hal penting sebelum memulai pendakian. Informasi cuaca, kondisi jalur, dan aktivitas gunung harus menjadi perhatian utama. Keselamatan selalu menjadi prioritas dalam setiap aktivitas alam bebas.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA!
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari detikNews
- Gambar kedua dari detikNews