Wali Kota Sibolga sempat hilang kontak selama tiga hari akibat bencana longsor, namun akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Kepanikan dan kekhawatiran pun menyeruak. Namun, secercah harapan muncul ketika Kepala BNPB mengumumkan bahwa Ahmad Syukri telah ditemukan selamat. Kisah heroik perjuangannya bertahan di tengah terjangan longsor kini terungkap, memberikan gambaran betapa dahsyatnya bencana dan gigihnya semangat seorang pemimpin.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di KEPPO INDONESIA.
Pencarian Penuh Kekhawatiran
Pada Selasa, 25 November 2025, kabar hilangnya kontak Wali Kota Sibolga, Ahmad Syukri, mulai menyebar dan menimbulkan kekhawatiran serius. Daerah Sibolga dan sekitarnya saat itu dilanda longsor hebat yang terjadi sejak Senin, 24 November 2025. Situasi ini membuat komunikasi terputus total, menambah kecemasan akan nasib sang wali kota.
Ketua NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, mengungkap sulitnya menghubungi Ahmad Syukri. Banyak kader NasDem di daerah terdampak juga tidak bisa dihubungi, menunjukkan parahnya kondisi infrastruktur komunikasi dan mempersulit koordinasi bantuan.
Putusnya akses komunikasi menjadi kendala utama dalam penanganan bencana dan distribusi bantuan. Iskandar ST bahkan mengungkapkan kesulitan besar dalam merencanakan penyaluran bantuan karena jalur jalan yang terputus. Kekacauan informasi dan isolasi daerah terdampak semakin memperburuk situasi darurat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Detik-Detik Penemuan Dan Kondisi Terkini
Setelah tiga hari pencarian penuh harap, pada Kamis, 28 November 2025, kabar gembira akhirnya datang. Ahmad Syukri ditemukan dalam keadaan selamat. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, secara langsung mengonfirmasi kabar baik ini setelah berhasil berkomunikasi via telepon dengan sang wali kota.
Dalam percakapan tersebut, Suharyanto menggambarkan Ahmad Syukri yang meskipun terlihat lelah, namun wajahnya tetap terlihat segar. Ini memberikan sedikit kelegaan di tengah ketegangan yang ada. Penemuan ini menjadi secercah harapan bagi semua pihak yang sebelumnya mengkhawatirkan keselamatannya.
Kondisi kesehatan Ahmad Syukri pun dipastikan sehat wal afiat. Ia diperkirakan dapat kembali beraktivitas dan meninjau kondisi Sibolga yang terdampak banjir dan longsor pada Jumat, 29 November 2025. Pemulihan cepat ini menunjukkan ketahanan fisik dan mental sang wali kota pasca-insiden yang mendebarkan.
Baca Juga: Purbaya Murka, Ancaman Bubarkan Bea Cukai Usai 250 Ton Beras Ilegal
Perjuangan Empat Hari Menembus Longsor

Terungkap kemudian bahwa selama tiga hari hilang kontak, Ahmad Syukri harus menghadapi medan yang sangat berat. Ia terjebak dalam rute longsoran dan terpaksa berjalan kaki selama empat hari penuh. Perjalanan ini dilakukan di area antara Sibolga dan Tarutung, Tapanuli Utara, yang saat itu masih tertutup material longsor.
Perjalanan panjang dengan berjalan kaki ini menjadi bukti ketangguhan dan keberaniannya. Terjebak di tengah reruntuhan alam, tanpa komunikasi, pastinya menjadi pengalaman yang sangat menantang. Kisahnya memberikan gambaran nyata akan kegigihan untuk bertahan hidup di tengah bencana.
Untungnya, rute longsoran yang dilewati Ahmad Syukri kini sudah berhasil dibuka dan akan sepenuhnya terhubung kembali. Ini adalah kabar baik tidak hanya bagi sang wali kota, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini terisolasi. Aksesibilitas yang pulih akan mempercepat proses pemulihan dan distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
Fokus Penanganan Bencana Bergeser
Informasi awal menyebutkan bahwa Sibolga adalah daerah yang paling parah terdampak bencana. Namun, setelah tim evakuasi tiba di lokasi, fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Suharyanto menjelaskan bahwa Sibolga ternyata tidak terlalu parah, justru Tapanuli Tengah yang mengalami kerusakan lebih serius.
Pergeseran fokus penanganan bencana ini penting untuk memastikan bantuan dan upaya rehabilitasi tepat sasaran. Data dan informasi akurat dari lapangan sangat krusial dalam respons darurat. Peninjauan langsung oleh pihak berwenang dapat mengubah prioritas dan strategi penanggulangan bencana.
Kisah penemuan Ahmad Syukri ini tidak hanya mengakhiri kekhawatiran publik, tetapi juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana alam. Semangat pantang menyerah sang wali kota menjadi inspirasi, sekaligus pengingat akan kekuatan manusia di tengah tantangan alam yang dahsyat.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di KEPPO INDONESIA agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari instagram.com