Penggerebekan penjualan miras di Pamekasan menggegerkan warga, saat polisi mengamankan ratusan botol dari sejumlah lokasi yang diduga ilegal.
Polsek Tlanakan, Polres Pamekasan, Jawa Timur, sukses gebuk dua sarang peredaran minuman keras (miras) ilegal pada Jumat malam (27/3/2026). Operasi reskrim amankan dua tersangka berinisial H dan FA, serta sita 101 botol miras jenis arak dan vodka dari Desa Branta Pesisir dan Desa Bandaran. Aksi ini respons laporan masyarakat yang sangat resah.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA!
Kronologi Operasi Malam
Tim Reskrim Polsek Tlanakan dipimpin Ipda Benny Halizah Putra dan Aiptu Andi Muria Jaya razia lokasi pertama jam 21.00 WIB. Di rumah H, Desa Branta Pesisir, temukan 10 botol arak 600 ml tersembunyi di dapur. Tersangka langsung digelandang tanpa perlawanan.
Lanjut ke Desa Bandaran, penggeledahan rumah FA hasilkan 91 botol miras berbagai ukuran di gudang belakang. Total 101 botol disita termasuk vodka KW dan arak tradisional. Warga sekitar soroti peredaran terbuka sejak puasa tahun lalu.
Kedua tersangka akui jual eceran Rp25.000-50.000/botol ke warung dan oknum pekerja proyek. Barang dari Madura via jalur laut, distribusi malam hari hindari patroli. Polisi sita buku catatan transaksi harian.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Identitas Tersangka dan Barang Bukti
Tersangka H (45), warga Branta Pesisir, mantan buruh bangunan tanpa kerja tetap. Rumahnya jadi depo miras sejak 2024, omzet Rp3 juta/minggu. FA (38), Desa Bandaran, ibu rumah tangga yang jual sambilan.
Barang bukti 101 botol: 45 arak putih 600 ml, 30 vodka KW 350 ml, 26 bir lokal. Nilai pasar Rp7,5 juta, kemasan rusak sengaja untuk murah. Polisi temukan 3 kardus kosong bekas pengiriman.
Tersangka ditahan di Polsek Tlanakan, pasang foto barang bukti di ruang tahanan. Warga desa beri apresiasi, harap razia rutin cegah miras bocor ke anak muda. Kasus pasal 93 UU Miras No. 1/2026.
Baca Juga: Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Bikin Warga Tersiksa, Bau Menyengat
Respons Polres Pamekasan
Kasi Humas Polres Pamekasan, Yoni Evan Pratama, mengonfirmasi operasi berjalan sukses pada Sabtu (28/3/2026). Ia menegaskan bahwa laporan masyarakat menjadi kunci utama, sehingga patroli malam kini ditingkatkan di 32 desa rawan. Ke depan, polisi juga menargetkan razia di 10 titik tambahan untuk mempersempit peredaran miras.
Kapolres Pamekasan mengajak warga aktif melapor melalui layanan 110 atau WhatsApp Humas. Dalam razia aparat berhasil menyita sekitar 500 botol miras tahun ini, meningkat 40% dibanding 2025. Operasi difokuskan pada warung pinggir jalan dan kos pekerja migran yang dinilai rawan menjadi titik distribusi.
Sinergi TNI, Polri, dan BPBD juga diperkuat dengan memantau jalur sungai di wilayah Madura guna mencegah pengiriman ilegal. Pelaku terancam sanksi tegas berupa hukuman hingga 5 tahun penjara serta denda Rp500 juta. Di sisi lain, masyarakat terus mendesak agar Perda anti-miras di Madura diperketat demi efek jera.
Dampak Sosial dan Pencegahan
Peredaran miras picu 25% tindak kriminal Pamekasan, termasuk tawuran dan kecelakaan mabuk. Anak muda usia 17-25 tahun target utama, kasus overdosis alkohol naik 30% sejak 2025. Tokoh agama minta razia masjid lingkungan.
Warga Branta Pesisir pun bergerak dengan menggelar musyawarah desa untuk melarang warung menjual miras. Karang taruna ikut melakukan patroli malam dan bahkan memantau kendaraan mencurigakan yang diduga membawa pasokan ilegal. Selain penindakan, Dinas Sosial juga menghadirkan program rehabilitasi gratis bagi para pecandu sebagai solusi jangka panjang.
Polres menargetkan wilayah bebas miras menjelang Idul Fitri 2026 dengan memperketat operasi di lapangan. Edukasi bahaya alkohol juga digencarkan melalui sekolah dan pesantren agar kesadaran masyarakat meningkat. Hasilnya, keberhasilan operasi ini disebut turut mendongkrak kepercayaan publik hingga 15% berdasarkan survei internal.
Temukan rangkuman informasi paling menarik dan sedang viral di bawah ini yang siap menambah wawasan Anda, hanya di KEPPO INDONESIA!
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Pertama dari surabaya.kompas.com
Gambar Kedua dari instagram.com