Komplotan perampok sadis yang memukuli pasangan lansia di Bogor ternyata sudah beraksi di 50 lokasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Polisi berhasil menangkap tiga dari enam pelaku, termasuk otak perampokan. Tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Kasus ini mengejutkan masyarakat karena kekejaman dan luasnya area sasaran.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Tiga Perampok Sadis Pasangan Lansia Ditangkap Polisi
Polisi berhasil menangkap tiga dari enam pelaku perampokan sadis yang memukuli pasangan lansia hingga mengalami gangguan pendengaran di Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Komplotan perampok ini telah beraksi di sedikitnya 50 lokasi di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menyatakan tiga pelaku yang diamankan berinisial M, E, dan K. Pelaku K saat ini ditahan di Polres Batang, Polda Jawa Tengah, terkait kasus lain yang sedang ditangani.
“Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa komplotan tersebut sudah melakukan kejahatan di 50 TKP di Jawa Tengah dan Jawa Barat,” kata Wikha dalam jumpa pers, Senin (16/3/2026).
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pelaku Utama Perampokan Dibekuk Kapolsek Cileungsi
Pelaku utama komplotan perampok tersebut berinisial M, berusia 29 tahun, ditangkap di Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, yang berhasil mengidentifikasi M sebagai otak di balik serangkaian perampokan sadis tersebut.
Menurut Wikha, penangkapan M merupakan hasil koordinasi intensif antara Polsek Cileungsi dengan unit reserse di Polres Bogor. Saat ini M dan E masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Cileungsi untuk mengungkap modus operandi dan lokasi lain yang menjadi sasaran kejahatan mereka.
Sementara itu, tiga pelaku lainnya telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi terus melakukan pengejaran dan koordinasi antarwilayah untuk menangkap mereka, termasuk mencari satu barang bukti motor yang belum ditemukan.
Baca Juga: Merapi Meledak! Awan Panas Guguran 1.500 M, Warga Diimbau Tetap Waspada!
Kronologi Perampokan Sadis Pasangan Lansia
Perampokan terjadi pada 8 September 2025, sekitar pukul 01.00 WIB, di kediaman korban pasangan lansia, Samah (66) dan Hamim (69), di Desa Jatisari. Pelaku masuk ke rumah korban dan melakukan kekerasan fisik hingga menyebabkan korban kehilangan pendengaran.
Kejadian ini memicu keresahan warga karena aksi perampokan tidak hanya menyasar harta benda. Tetapi juga membahayakan keselamatan warga yang tinggal sendiri atau lansia. Polisi kemudian melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap para pelaku.
“Korban terdiri dari dua orang, suami istri. Ibu berinisial S berusia 66 tahun dan suaminya H berusia 69 tahun,” jelas Wikha, menegaskan kondisi korban setelah insiden brutal tersebut.
Polisi Masih Kejar Tiga Pelaku DPO
Kapolres Bogor menegaskan, meski tiga pelaku sudah ditangkap, pihak kepolisian masih fokus mengejar tiga pelaku lainnya yang kini masuk DPO. Penangkapan lanjutan dilakukan bekerja sama dengan Polres Bogor dan kepolisian wilayah lain untuk mempersempit ruang gerak komplotan.
Selain penangkapan, polisi juga menelusuri barang bukti yang hilang, termasuk satu unit motor yang diduga digunakan pelaku untuk melancarkan aksi kejahatan. Langkah ini penting untuk memperkuat kasus dan memastikan seluruh pelaku diadili.
Wikha menegaskan, pihak kepolisian berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama warga lanjut usia. Sekaligus menegakkan hukum bagi komplotan yang telah meresahkan wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com