BNN menggeledah laboratorium narkoba bermodus vape di Jakarta Selatan dan menangkap dua Warga Negara Malaysia.
Ribuan cartridge dan botol cairan narkotika berhasil disita, mengungkap jaringan internasional yang canggih. Petugas membuntuti tersangka sejak Bandara Soekarno-Hatta hingga apartemen di Sudirman.
Simak berita terbaru dan viral setiap hari, yang menghadirkan informasi menarik dan bermanfaat hanya ada di KEPPO INDONESIA.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
BNN Grebek Laboratorium Narkoba Vape di Jaksel
Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar dugaan rencana produksi narkotika cair bermodus rokok elektrik (vape) di sebuah apartemen mewah di kawasan Jakarta Selatan. Pengungkapan ini menggemparkan masyarakat karena melibatkan warga negara asing dan metode penyelundupan narkoba yang terbilang inovatif.
Petugas BNN menangkap dua Warga Negara Malaysia, berinisial MK dan TKG, yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional. Kedua tersangka diringkus di apartemen kawasan Sudirman, Kecamatan Setiabudi, setelah dibuntuti sejak kedatangan mereka di Bandara Soekarno-Hatta.
Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Aldrin Hutabarat, mengatakan penggerebekan ini merupakan hasil penyelidikan intensif selama satu pekan. Penyidikan dilakukan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.
Tersangka Dibuntuti Sejak Bandara Hingga Apartemen
Menurut Aldrin, penggerebekan berawal dari pengamatan terhadap koper dan ransel yang dibawa tersangka saat tiba di Bandara Soetta pada Kamis, 15 Januari 2026. Petugas membuntuti mereka secara cermat hingga tiba di apartemen yang diduga akan dijadikan lokasi produksi.
“Terus suspect atau diduga pelaku ini kami ikuti dan masuk di sebuah apartemen. Rupanya di sini ada kawannya yang sudah menunggu,” jelas Aldrin. Hal ini menunjukkan bahwa operasi narkotika ini tidak dilakukan sendirian, melainkan melibatkan jaringan yang sudah terorganisir.
Kedua tersangka diduga hendak memproduksi narkotika cair atas perintah seorang bos berinisial A yang berada di luar negeri. Cairan, cartridge vape, hingga bullet cartridge diduga berasal dari luar negeri, menjadikan kasus ini sebagai bagian dari jaringan narkotika internasional.
Baca Juga: Artis Indonesia Idol Asal NTT Diduga Terlibat Pemerkosaan Siswi SMA
Video Bos Luar Negeri Cara Produksi Narkoba
Aldrin menambahkan bahwa kedua tersangka mempelajari cara pembuatan narkotika vape melalui video yang dikirimkan oleh bos mereka. Video tersebut menjelaskan secara rinci proses pengisian cairan ke dalam cartridge vape.
“(Pelaku) datang ke sini, atas perintah bosnya yang mengirim video kepada MK. Kami tanya, ‘Ini apa videonya?’, rupanya cara pengisian cairan ke cartridge,” jelas Aldrin. Metode ini menunjukkan modus baru yang memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah produksi narkotika.
Saat ini, BNN masih mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk keterlibatan bos berinisial A yang diduga menjadi pengendali jaringan dari luar negeri. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat membongkar jaringan yang lebih luas.
Barang Bukti Mengejutkan Ribuan Cartridge
Dalam penggerebekan apartemen, BNN berhasil menyita berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan rencana produksi narkotika. Dari koper, petugas menemukan enam bungkus cartridge vape, masing-masing berisi 500 cartridge. Totalnya mencapai 3.000 unit.
Selain cartridge, BNN juga mengamankan botol kaca besar berisi cairan narkotika, uang tunai, dan perangkat komunikasi yang digunakan tersangka. Barang bukti ini menunjukkan skala produksi yang cukup besar dan kesiapan untuk diedarkan secara ilegal.
Aldrin menegaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan aparat penegak hukum tentang modus baru peredaran narkotika. BNN berkomitmen untuk terus memantau dan membongkar jaringan narkotika, baik lokal maupun internasional, agar warga Indonesia lebih terlindungi.
Simak dan terus membaca untuk informasi lainya yang akan kami berikan yang terbaru dan terviral hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com