Dua drone jatuh di dekat Bandara Internasional Dubai, menyebabkan empat orang terluka, termasuk warga negara asing.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran. Otoritas bandara menegaskan operasional tetap berjalan normal, namun penyelidikan sedang berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti. Para penumpang diimbau mengikuti informasi maskapai sebelum datang ke bandara.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
2 Drone Jatuh di Dubai, 4 Warga Terluka
Setidaknya dua drone jatuh di dekat Bandara Internasional Dubai (DXB), Uni Emirat Arab, pada Rabu (11/3/2026) pagi waktu setempat. Insiden ini menyebabkan sedikitnya empat orang mengalami luka-luka, menurut laporan resmi Kantor Media Dubai. Tiga dari korban mengalami luka ringan, terdiri atas dua warga Ghana dan satu warga Bangladesh, sedangkan satu korban lain mengalami luka sedang, yakni seorang warga India.
Kantor Media Dubai menyebutkan, para korban luka merupakan warga negara asing (WNA). Tiga korban mengalami luka ringan, terdiri atas dua warga Ghana dan satu warga Bangladesh, sedangkan satu korban lain mengalami luka sedang, yakni seorang warga India.
Meskipun terjadi insiden ini, lalu lintas udara di DXB tetap beroperasi seperti biasa. Bandara memastikan seluruh penerbangan tidak mengalami gangguan signifikan dan layanan keselamatan tetap dijaga dengan ketat. Pihak bandara juga telah menurunkan tim investigasi untuk menilai dampak insiden dan memastikan tidak ada risiko tambahan bagi penumpang maupun staf.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Latar Belakang Eskalasi Regional
Insiden jatuhnya drone ini terjadi di tengah ketegangan regional yang meningkat. Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran.
Sebagai balasan, Iran melakukan serangan menggunakan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Para ahli menyebut insiden di Dubai bisa terkait dengan meningkatnya aktivitas drone di kawasan Teluk.
Para pejabat keamanan regional terus memantau situasi dengan cermat untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Dubai, sebagai pusat transportasi internasional, menjadi salah satu lokasi sensitif di tengah ketegangan ini. Otoritas setempat menegaskan bahwa langkah-langkah pengamanan diperketat, termasuk patroli udara dan pemantauan drone di sekitar bandara.
Baca Juga: Dunia Waspada! Israel Dan Hizbullah Kembali Terlibat Serangan Balasan
Riwayat Insiden di Bandara Dubai
Bandara Internasional Dubai bukan kali pertama menghadapi masalah terkait drone. Pada 1 Maret lalu, kerusakan ringan terjadi di salah satu ruang tunggu akibat insiden serupa. Kejadian itu juga melukai empat staf bandara, yang langsung mendapatkan perawatan medis.
Selain DXB, Bandara Internasional Al Maktoum (DWC) juga sempat mengalami gangguan singkat. Namun, sejak 7 Maret, kedua bandara telah melanjutkan sebagian operasional normal.
Kejadian berulang ini menyoroti pentingnya sistem pengawasan udara yang lebih ketat. Pihak bandara kini bekerja sama dengan otoritas keamanan untuk memperkuat protokol keselamatan bagi staf dan penumpang.
Imbauan Untuk Para Penumpang
Meskipun operasional bandara telah berjalan, para pelancong diimbau untuk berhati-hati. Penumpang hanya disarankan hadir ke bandara jika maskapai telah mengonfirmasi penerbangan mereka, karena jadwal masih dapat berubah sewaktu-waktu.
Maskapai dan otoritas bandara menegaskan, langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan menghindari kepadatan yang tidak perlu di terminal. Pengumuman resmi juga terus diperbarui melalui situs web dan media sosial resmi bandara.
Selain itu, otoritas Dubai menekankan pentingnya ketenangan publik. Semua staf bandara dan personel keamanan berada dalam siaga penuh untuk menangani kemungkinan insiden serupa di masa mendatang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari jawapos.com