Bagikan

Tabrakan beruntun melibatkan lima mobil terjadi di Jalan Raya Serpong akibat pengemudi kehilangan konsentrasi saat cekcok dengan pasangannya di dalam mobil.

Tabrakan Beruntun 5 Mobil di Serpong, Cekcok Pasangan Jadi Pemicu

Insiden ini sempat memicu kemacetan panjang dan merusak beberapa kendaraan, meski tidak ada korban jiwa. Polisi lalu lintas segera mengevakuasi kendaraan, menyelidiki penyebab, dan memberikan imbauan agar pengendara menjaga emosi saat berkendara.

Simak berita terbaru dan viral setiap hari, yang menghadirkan informasi menarik dan bermanfaat hanya ada di KEPPO INDONESIA.

bergabung dengan Saluran Whatsapp, dapatkan berita terkini

Tabrakan Beruntun 5 Mobil Gegerkan Serpong

Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, Senin pagi. Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas macet total selama hampir satu jam. Menurut saksi mata, kecelakaan diduga dipicu oleh perhatian pengemudi yang terganggu akibat cekcok dengan pasangannya di dalam mobil.

Akibat tabrakan ini, dua mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan, sementara tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan sedang. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun beberapa pengendara dan penumpang mengalami luka ringan dan langsung mendapat pertolongan pertama di lokasi.

Polisi lalu lintas segera mengevakuasi kendaraan yang terlibat dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga memasang garis polisi di lokasi untuk melakukan penyelidikan awal terkait penyebab kecelakaan.

Pertengkaran Pasangan di Mobil Picu Kecelakaan

Menurut keterangan petugas kepolisian, kecelakaan ini bermula dari cekcok mulut antara sepasang kekasih di dalam satu mobil. Pengemudi diketahui kehilangan konsentrasi saat mengemudi hingga menabrak kendaraan di depannya. Insiden ini kemudian memicu reaksi berantai, menimpa tiga kendaraan lain yang berada di belakang.

Kepolisian menekankan bahwa pertengkaran dalam kendaraan dapat menjadi penyebab gangguan konsentrasi yang sangat berbahaya di jalan raya. Hanya karena perdebatan, pengemudi kehilangan kendali, dan dampaknya tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga pengguna jalan lain.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga emosi saat mengemudi. Aparat kepolisian berencana memberikan edukasi tambahan mengenai bahaya distracted driving atau gangguan saat mengemudi, terutama yang disebabkan konflik pribadi di dalam mobil.

Baca Juga: Pemerintah RI Akan Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Awal 2026

Kecelakaan Mengganggu Lalu Lintas dan Aktivitas Warga

Kecelakaan Mengganggu Lalu Lintas dan Aktivitas Warga

Kecelakaan beruntun ini sempat menyebabkan kemacetan panjang hingga dua kilometer di Jalan Raya Serpong. Banyak pengendara yang terlambat masuk kantor atau sekolah akibat insiden tersebut. Selain itu, sebagian jalan harus ditutup sementara untuk evakuasi kendaraan dan pembersihan lokasi.

Selain kemacetan, beberapa pedagang dan warga sekitar juga terdampak. Aktivitas harian terganggu karena sebagian jalan diblokir sementara untuk penyelidikan. Beberapa pengendara motor bahkan harus memutar jalan memutar agar dapat melewati lokasi kecelakaan.

Dari sisi keselamatan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa gangguan konsentrasi saat berkendara dapat berdampak luas. Tidak hanya pengemudi yang terlibat, tetapi juga pengguna jalan lain dan warga sekitar bisa ikut terdampak secara fisik maupun ekonomi.

Polisi Beri Imbauan dan Proses Penanganan Kecelakaan

Polisi lalu lintas Serpong telah memeriksa semua pengendara yang terlibat untuk memastikan tidak ada yang dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang. Semua bukti, termasuk kondisi kendaraan dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, telah dikumpulkan sebagai bahan penyelidikan.

Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang di jalan dan menghindari berdebat atau menggunakan ponsel saat mengemudi. “Setiap gangguan kecil bisa berakibat fatal. Menjaga konsentrasi adalah kunci utama keselamatan,” ujar petugas.

Evakuasi kendaraan yang terlibat telah selesai dilakukan pada sore hari, dan jalan Raya Serpong kembali normal. Polisi berencana menindaklanjuti kasus ini dengan penyuluhan keselamatan berkendara dan kampanye kesadaran akan bahaya cekcok di dalam mobil untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.

Simak dan terus membaca untuk informasi lainya yang akan kami berikan yang terbaru dan terviral hanya ada di KEPPO INDONESIA.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com