Arus mudik Lebaran 2026 di Tol Merak nyaris lumpuh akibat lonjakan kendaraan mencapai 850.617 unit sejak H-10.
Kepadatan tertinggi terjadi di Gerbang Tol Cikupa dan jalur menuju pelabuhan Merak, memicu antrean panjang pemudik. Pihak pengelola memberlakukan diskon 30 persen untuk perjalanan dari GT Cikupa hingga GT Merak, membantu meringankan biaya.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Mudik 2026, Lalu Lintas Tol Tangerang-Merak Memuncak
Arus lalu lintas pada mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Tangerang-Merak tercatat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Total kendaraan yang melintas sejak H-10 Lebaran mencapai 850.617 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 1,3 persen dibanding periode yang sama pada Lebaran 2025.
Rata-rata lalu lintas harian (LHR) selama periode H-10 hingga H-5 tercatat 166.631 kendaraan per hari. “Naik 1,3 persen dibandingkan periode yang sama pada saat Lebaran 2025, atau naik 14 persen dibanding LHR normal,” jelas Uswatun Hasanah, juru bicara Astra Infra Tol Tangerang-Merak, Minggu (15/3/2026).
Kenaikan ini menunjukkan tren mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran yang tetap tinggi meski berbagai faktor, termasuk cuaca dan jadwal cuti, memengaruhi keputusan perjalanan. Tol Tangerang-Merak tetap menjadi jalur utama bagi pemudik menuju pelabuhan Merak dan sekitarnya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Arus Kendaraan di GT Cikupa
Pengelola tol mencatat, total kendaraan yang memasuki ruas Tol Tangerang-Merak melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa sejak H-10 atau 10-14 Maret 2026 mencapai 162.169 kendaraan. Lalu lintas harian rata-rata di gerbang ini mencapai 41.190 kendaraan per hari.
Meski jumlah total meningkat, angka ini sebenarnya turun 20,57 persen dibanding periode yang sama pada 2025. Jika dibandingkan LHR normal, arus lalu lintas di GT Cikupa lebih rendah sekitar 8,67 persen, menunjukkan adanya pergeseran pola mudik atau alternatif jalur bagi sebagian pemudik.
“Meski ada penurunan di GT Cikupa, kami tetap memantau arus kendaraan agar tetap lancar dan aman. Rekayasa lalu lintas disiapkan bila terjadi kepadatan di titik tertentu,” ungkap Uswatun Hasanah.
Baca Juga: Geger! Oknum TNI Pelaku Cabul Diduga Lolos Rekrutmen Dengan SKCK Palsu!
Arus Menuju Pelabuhan Merak
Selain itu, arus kendaraan menuju Pelabuhan Merak dan sekitarnya sejak 10-14 Maret 2026 tercatat sebanyak 50.680 kendaraan. Lalu lintas harian rata-rata di jalur ini sekitar 8.133 kendaraan per hari. Angka ini menurun 24,16 persen dibanding periode yang sama pada 2025.
Meski turun dibanding tahun sebelumnya, jumlah kendaraan di jalur menuju pelabuhan mengalami peningkatan 5,04 persen dibanding LHR normal. Hal ini menunjukkan sebagian pemudik tetap memanfaatkan jalur tol untuk menghindari kepadatan di jalan alternatif atau rute lokal.
Pihak pengelola tol terus memantau arus kendaraan menuju pelabuhan agar distribusi kendaraan tetap merata, terutama menjelang puncak arus mudik yang diprediksi pada H-3 hingga H-1 Lebaran.
Tol Tangerang-Merak Diskon 30%
Sebagai upaya mendorong kelancaran mudik dan membantu pemudik, pihak Astra Infra Tol Tangerang-Merak memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 15-16 Maret 2026. Diskon ini berlaku bagi kendaraan yang masuk melalui GT Cikupa dan keluar di GT Merak, atau sebaliknya.
“Diskon ini berlaku untuk jarak terjauh dan perjalanan terus-menerus dari GT Cikupa sampai GT Merak,” kata Uswatun Hasanah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalan tol, sekaligus meringankan biaya perjalanan bagi pemudik.
Program diskon tol menjadi salah satu strategi pengelola untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan selama mudik Lebaran 2026. Dengan dukungan rekayasa lalu lintas dan pemantauan arus secara real-time, diharapkan arus mudik tetap lancar dan aman bagi seluruh pemudik.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari bantenraya.com