Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa membahas potensi dampak konflik.
Pemerintah memastikan stok BBM dan gas nasional tetap aman dan mencukupi. Langkah mitigasi juga disiapkan untuk menjaga APBN tetap terkendali. Rapat ini menegaskan kesiapan pemerintah menghadapi ketidakpastian global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat tetap terjamin.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya yang bisa kamu jadikan wawasan terbaru yang hanya ada di KEPPO INDONESIA.
Presiden Bahas Dampak Konflik Global ke Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia. Rapat ini digelar di sela Tasyakuran HUT ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
Dalam rapat tersebut hadir Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan anggota DEN, serta sejumlah menteri, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Investasi & Hilirisasi Rosan Roeslani. Kehadiran jajaran menteri ini menegaskan pentingnya isu ekonomi global yang dibahas.
Presiden menekankan agar seluruh pihak tetap waspada terhadap ketidakpastian global. Terlebih konflik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga energi dan stabilitas ekonomi dunia. Rapat ini menjadi momen strategis untuk menyiapkan langkah mitigasi agar ekonomi nasional tetap aman.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Energi Nasional Aman Terkendali
Dalam rapat, pemerintah memastikan pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kamis (12/3/2026). Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan harga energi global dan mengambil langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
“Kondisi pasokan BBM dan gas nasional tercukupi saat ini. Pemerintah akan terus mengawasi harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali,” ujar Teddy. Pernyataan ini memberi kepastian kepada masyarakat dan investor terkait ketersediaan energi nasional.
Selain menjaga pasokan, pemerintah juga memprioritaskan efisiensi belanja negara. Dengan memantau dinamika energi global, pemerintah berharap risiko terhadap APBN dapat diminimalkan, sehingga stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga meski terjadi gejolak internasional.
Baca Juga: Viral! Pertemuan Prabowo Dan Wakil PM Australia di Kertanegara, Isu Apa Yang Dibahas?
Swasembada Energi dan Digitalisasi Digenjot
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya percepatan swasembada energi sebagai langkah strategis. Swasembada energi diyakini dapat menekan ketergantungan pada impor dan menjaga stabilitas harga di dalam negeri.
Selain itu, Presiden mendorong penguatan digitalisasi pemerintahan. Salah satu langkah konkret adalah pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial. Tujuannya adalah meningkatkan transparansi dan efisiensi belanja negara, sehingga program sosial tepat sasaran dan dapat lebih cepat dinikmati masyarakat.
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengantisipasi dinamika global sambil memperkuat ketahanan ekonomi domestik. Kombinasi energi mandiri dan digitalisasi diharapkan menjadi pilar stabilitas nasional jangka panjang.
Antisipasi Global Jaga Ekonomi Nasional
Presiden juga menegaskan agar seluruh jajaran pemerintah tetap waspada terhadap perkembangan situasi global. Terutama perubahan harga energi, konflik internasional, dan tekanan ekonomi dunia yang bisa memengaruhi Indonesia. Stabilitas ekonomi nasional menjadi prioritas utama pemerintah.
Rapat terbatas ini menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan langkah mitigasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Dari pasokan energi, pengelolaan APBN, hingga percepatan digitalisasi, semua diarahkan untuk menjaga ekonomi tetap stabil.
Dengan strategi ini, pemerintah berharap Indonesia mampu menghadapi ketidakpastian global tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi domestik. Presiden meminta seluruh menteri dan lembaga terkait untuk selalu siap merespons setiap dinamika agar ekonomi nasional tetap kuat dan masyarakat merasakan manfaat langsung.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari economy.okezone.com